UHC Medan: Ini Rumah Sakit dan Puskesmas yang Sudah Bekerja Sama
Program Universal Health Coverage (UHC) di Kota Medan melalui skema Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) terus berkembang sebagai salah satu layanan kesehatan yang paling membantu warga.
Lewat program ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP Medan, baik di puskesmas maupun rumah sakit yang sudah menjadi mitra.
Pemerintah Kota Medan mendorong agar seluruh fasilitas kesehatan memperluas kerja sama sehingga layanan dapat menjangkau lebih banyak warga.
Berikut penjelasan lengkap mengenai daftar rumah sakit, puskesmas, peran masing-masing, hingga manfaat yang diterima masyarakat.
Program UHC Medan Memberi Akses Layanan Kesehatan Lebih Mudah
UHC Medan mulai dijalankan untuk memastikan semua warga menerima layanan kesehatan tanpa terbebani biaya langsung.
Masyarakat cukup datang ke fasilitas kesehatan dengan membawa KTP Medan, kemudian petugas akan mendaftarkan pasien melalui sistem JKMB.
Kebijakan ini membantu warga yang sebelumnya tidak memiliki BPJS aktif, sedang menunggak iuran, atau belum terdaftar sebagai peserta.
Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan puluhan rumah sakit, seluruh puskesmas, serta klinik swasta untuk memperluas cakupan layanan.
UHC Medan juga menerapkan sistem non cut off, yang berarti layanan dapat langsung digunakan tanpa harus menunggu masa aktivasi.
Daftar Rumah Sakit yang Sudah Bekerja Sama
Beberapa rumah sakit di Medan telah resmi menjadi mitra UHC dan memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien yang hanya membawa KTP Medan. Di antara rumah sakit yang berpartisipasi, beberapa di antaranya:
RSU Delima, Medan Labuhan
Rumah sakit swasta dan pemerintah yang bekerja sama dalam layanan kelas III
Rumah sakit rujukan aktif UHC yang mengelola pasien dengan diagnosis lanjutan
Rumah sakit-rumah sakit ini menerima pasien UHC untuk rawat jalan maupun rawat inap sesuai kebutuhan medis.
Petugas memverifikasi identitas pasien kemudian mengarahkan pasien ke layanan yang sesuai.
Bila pasien perlu dirujuk, rumah sakit mitra akan menghubungkannya dengan fasilitas rujukan berikutnya.
Jumlah rumah sakit yang bergabung terus bertambah, seiring peningkatan minat fasilitas kesehatan dalam mendukung layanan UHC.
Puskesmas Menjadi Garda Terdepan Pelayanan UHC
Seluruh puskesmas di Kota Medan berperan sebagai pintu pertama pelayanan UHC.
Beberapa puskesmas yang aktif melayani masyarakat dengan skema JKMB antara lain:
Puskesmas Teladan. Puskesmas-puskesmas di setiap kecamatan seperti Medan Denai, Medan Marelan, Medan Sunggal, Medan Tembung, Medan Johor, dan lainnya
Puskesmas memberikan layanan pemeriksaan dasar, penanganan cepat, serta rujukan ke rumah sakit bila kondisi pasien membutuhkan tindak lanjut.
Banyak warga merasa terbantu karena cukup membawa KTP tanpa harus menunjukkan kartu peserta BPJS atau bukti pembayaran iuran.
Selain itu, puskesmas menjadi pusat informasi dan pendataan warga yang membutuhkan bantuan kesehatan. Petugas juga membantu warga yang belum memiliki KTP aktif untuk melakukan pembaruan data.
Cara Menggunakan UHC dengan KTP Medan
Untuk memanfaatkan UHC, warga cukup mengikuti langkah-langkah sederhana berikut:
- Datang ke puskesmas atau rumah sakit mitra
Warga dapat memilih fasilitas kesehatan terdekat yang bekerja sama dengan UHC. - Bawa KTP asli
Petugas akan memverifikasi identitas dan memeriksa apakah NIK aktif dalam basis data layanan. - Ikuti proses pemeriksaan
Setelah data cocok, warga akan diarahkan untuk pemeriksaan awal atau penanganan medis berdasarkan kebutuhan. - Proses rujukan jika diperlukan
Jika kondisi pasien memerlukan penanganan lanjutan, faskes pertama akan membuat rujukan ke rumah sakit mitra.
Prosedur yang sederhana ini membuat masyarakat dari berbagai lapisan bisa mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah.
Manfaat UHC bagi Masyarakat Medan
Program UHC memberikan banyak manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang terkendala biaya kesehatan.
Beberapa manfaat utama UHC Medan antara lain:
- Memberikan akses kesehatan hanya dengan KTP
- Membantu warga yang tidak memiliki keanggotaan BPJS aktif
- Mengurangi beban biaya kesehatan rumah tangga
- Mempercepat pelayanan bagi pasien di puskesmas maupun rumah sakit
- Memperluas cakupan layanan kesehatan ke seluruh kecamatan
Banyak warga mengaku lebih tenang karena dapat berobat kapan saja tanpa harus memikirkan biaya pemeriksaan atau rawat inap.
Kesimpulan
Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama dengan faskes lain di masa mendatang.
Dinas Kesehatan juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap layanan UHC, termasuk menindak fasilitas kesehatan yang tidak melayani pasien sesuai ketentuan.
Kolaborasi antara Pemko Medan, rumah sakit, puskesmas, dan tenaga kesehatan terus ditingkatkan agar seluruh masyarakat memperoleh layanan yang cepat, merata, dan berkualitas.

















