Wakapolrestabes Medan dan Dr. Robie Fanreza Sosialisasikan Etika Berlalu Lintas kepada Siswa SMA Al-Ulum
Medan — Kesadaran berlalu lintas tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan hukum, tetapi juga mencerminkan etika, tanggung jawab, dan akhlak seseorang di ruang publik.
Nilai-nilai inilah yang menjadi inti dari kegiatan Sosialisasi Buku Etika di Jalan Raya karya dosen UMSU Dr. Robie Fanreza, yang digelar di SMA Al-Ulum Medan.
Kegiatan ini menghadirkan Wakapolrestabes Medan, AKBP. Kompol Rudy Silaen, S.I.K., M.H., sebagai narasumber utama.
Dalam kegiatan yang diikuti ratusan pelajar tersebut, Kompol Rudy Silaen menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran beretika di jalan raya sejak usia muda.
“Jalan raya adalah ruang publik tempat berbagai karakter bertemu. Karena itu, setiap pengendara harus memahami etika dan tanggung jawab sosialnya agar tidak menimbulkan bahaya bagi diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Beliau juga berpesan agar para pelajar menjauhi perilaku negatif seperti geng motor, penyalahgunaan narkoba, serta tindakan-tindakan yang dapat merusak masa depan.
Sementara itu, penulis buku Etika di Jalan Raya, Dr. Robie Fanreza, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya literasi publik untuk membangun kesadaran moral dalam berlalu lintas.
Menurutnya, etika berkendara tidak hanya soal mematuhi aturan, tetapi juga merupakan wujud refleksi keimanan dan kepedulian sosial.
“Melalui buku ini, kami ingin mengajak masyarakat, terutama para pelajar, untuk memahami bahwa disiplin dan adab di jalan raya adalah bentuk ibadah sosial,” ungkapnya.
Kepala SMA Al-Ulum Medan, Khairul Saleh, M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak kepolisian dan Dr. Robie Fanreza atas inisiatif kegiatan ini.
“Sosialisasi seperti ini sangat penting agar siswa memahami etika di jalan raya dan tumbuh menjadi generasi yang tertib, santun, serta berkarakter,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan buku Etika di Jalan Raya kepada pihak sekolah sebagai bahan literasi bagi para siswa.
Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan kepolisian ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga beretika, disiplin, dan berakhlak mulia dalam kehidupan sosial di ruang publik.(*)
















