medanaktual-Wali Kota Bobby Nasution mengusulkan Program Medan Terang sebagai salah satu prioritas yang akan diwujudkan selama masa kepemimpinannya.
Namun, hingga saat ini, Program Medan Terang belum sepenuhnya terealisasi.
Menanggapi hal ini, Bobby Nasution menyatakan bahwa Program Medan Terang akan dikerjakan melalui sistem Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
“Mengenai Program Medan Terang, kami telah melakukan penandatanganan berita acara Konsultasi Publik dan Market Sounding dengan asosiasi Listrik dan Mekanikal Indonesia serta bagian Pengadaan Barang dan Jasa,” ungkap Bobby pada Sabtu (5/8/2023).
Bobby Nasution juga mengemukakan bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu alasan mengapa perlu melakukan kolaborasi untuk menghadirkan Alat Penerangan Jalan (APJ).
“KPBU ini akan menjadi yang pertama di Kota Medan, karena anggaran menjadi kendala dalam pelaksanaan Program Medan Terang. Kami berharap semuanya berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga mengutamakan transparansi dan percepatan dalam pelaksanaannya,” jelasnya.
Menantu Presiden Jokowi ini kemudian menyampaikan bahwa saat ini baru ada sekitar 90 ribuan alat penerangan jalan di Kota Medan.
Namun, kebutuhan sebenarnya mencapai sekitar 124.000 penerangan jalan untuk menerangi seluruh wilayah ibu kota Provinsi Sumatera Utara.
“Dengan kata lain, baru sekitar 70 persen dari jumlah penerangan jalan yang ada telah mencukupi kebutuhan. Dan untuk mencapai target tersebut, kita memerlukan lebih banyak lampu LED, yang saat ini hanya mencapai 15 persen,” tambahnya.
Untuk itu, Bobby berterima kasih atas perhatian dari Pemerintah Pusat yang telah membantu program ini.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya perwakilan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen-PPN) dan Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) RI beserta Tim KPBU yang mau bekerjasama,” ucapnya.
Bobby juga berharap bahwa kerjasama dengan KPBU tidak hanya terbatas pada penerangan jalan saja.
“Semoga KPBU ini dapat merambah ke sektor kesehatan, yang juga menjadi salah satu program prioritas Pemko Medan,” tandasnya.

















