Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si., M.H., mengharapkan Perkumpulan Boru Regar Muslimah (PBRM) Sumut ikut berkiprah dalam mendukung dan memberikan kontribusi positif bagi program pembangunan dan masyarakat Medan.
“Keberhasilan sebuah organisasi tentunya dilihat dari kiprahnya yang memberi arti bagi masyarakat tempat organisasi itu tumbuh dan berkembang,” ucap Wali Kota saat memberi sambutan para acara Deklarasi Perkumpulan Boru Regar Muslimah (PBRM) Sumut, Senin (1/7) di Hotgel Grand Aston Medan.
Hadir dalam acara itu Wagubsu H. Musa Rajekshah, Ketua Umum PBRM, Hj. Rosna Nurleily Siregar, Ketua Forum Masyarakat Dalihan Natolu Tapanuli Selatan, Abdul Rahim Siregar, Ketua Parsadaan Siregar Iqro, H. Burhanuddin Siregar, Dewan Adat Raja Angkola Sipirok, Hendrisyah Harahap, dan segenap pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan.
Dalam sambutannya Wali Kota menyebutkan, Medan terdiri dari beragam suku, agama, ras, dan adat istiadat. Itulah sebabnya Medan disebut kota multikultural. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perkumpulan marga dan salah satunya adalah Perkumpulan Boru Regar Muslimah ini.
Perkumpulan ini, lanjut Wali Kota, tidak terlepas dari tujuan untuk menghidupkan fungsi-fungsi yang ada dalam suatu organisasi. Diharapkan Perkumpulan ini dapat menghidupkan fungsi sosial, di antaranya sumber daya manusia, pendidikan, perekonomian, agama, dan budaya.
Dalam kesempatan itu Wali Kota juga mengingatkan para boru yang tergabung dalam perkumpulan ini menjaga dan mencegah anggota keluarga agar tidak terlibat dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.
Acara itu berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para pengurus dan anggota Perkumpulan tampak begitu berbahagia dengan hadirnya Wali Kota dan Wagubsu tersebut. Sebagai tanda penghormatan, mereka juga memakaikan ulos kepada Wali Kota dan Wagubsu.
Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan

















