Warga Medan Keluhkan Bansos Tak Cair, DPRD Gerindra Respons Cepat di Sosialisasi Adminduk 2025
Warga Kota Medan mendapat angin segar atas respons cepat Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan, Fauzi, dalam menanggapi berbagai keluhan seputar bantuan sosial (bansos), administrasi kependudukan (adminduk), dan infrastruktur lingkungan.
Fauzi menunjukkan kepedulian langsung saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) No. 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Adminduk, yang berlangsung di Jalan Air Bersih, Kelurahan Sidorejo I, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (23/8/2025).
Baca Juga: Dana Bansos Tak Diambil Akan Ditarik Pemerintah, Rp 2,1 Triliun Mengendap di Rekening Tidak Aktif
Respons Cepat Terkait Bantuan Sosial Lansia Kota Medan
Salah satu warga, Fatimah Lubis, mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah menerima bansos lansia, meski telah hidup menjanda selama 40 tahun dan berusia di atas 60 tahun.
Menanggapi hal tersebut, Fauzi langsung menghubungi Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, melalui video call. Dalam percakapan tersebut, ia meminta klarifikasi soal syarat bantuan lansia Pemko Medan.
“Ibu ini sudah lansia dan belum pernah mendapat bansos. Apa kendala dan bagaimana proses agar bisa terdaftar?” tanya Fauzi.
Kadinsos menyarankan agar Fatimah segera melapor ke kantor lurah untuk dilakukan pendataan resmi.
“Nanti dari kelurahan akan ditentukan apakah masuk dalam kategori bantuan lansia atau DTKS Kota Medan, agar bisa diajukan ke program bansos Pemko maupun Kemensos,” jelas Khoiruddin.
Baca Juga: Bansos PKH Agustus 2025 Tidak Cair? Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya
Warga Keluhkan Jalan Berbahaya, Fauzi Siap Bangun Polisi Tidur
Keluhan juga datang dari warga bernama Suhatni, yang menyebutkan bahwa banyak kendaraan melintas ugal-ugalan di depan SD Muhammadiyah.
Ia meminta dibangunkan polisi tidur demi keselamatan warga.
Fauzi pun langsung menanggapi:
“Tim saya akan cek lokasi. Setelah izin dari Dinas Perhubungan selesai, pembangunan polisi tidur akan saya danai secara pribadi,” ujarnya.
Baca Juga: Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai Cair Akhir Agustus, Ini Cara Penyalurannya
Kesulitan Urus KTP dan Akta Kematian? Ini Penjelasannya
Seorang warga bernama Nur juga menyampaikan kesulitan saat mengurus KTP dan akta kematian, karena diarahkan ke pengadilan terlebih dahulu.
Fauzi yang juga duduk di Komisi I DPRD Kota Medan menanggapi:
“Biasanya kalau disuruh ke pengadilan, ada data yang tidak sinkron. Silakan sampaikan data lengkap ke tim saya, akan saya bantu komunikasikan ke Disdukcapil,” jelasnya.
Pentingnya Tertib Administrasi Kependudukan (Adminduk)
Dalam acara tersebut, Fauzi kembali menekankan pentingnya kelengkapan dokumen adminduk, mulai dari akta kelahiran hingga akta kematian.
“Data administrasi itu penting untuk semua urusan, termasuk bansos. Jika ada kendala, silakan hubungi tim saya, pasti akan kami bantu,” tegas Fauzi.
Baca Juga: Cara Mengatasi Dana Bansos PKH yang Tak Kunjung Cair!
Sosper Berlanjut ke Medan Amplas
Selain di Sidorejo I, sosialisasi adminduk 2025 juga dilanjutkan oleh Fauzi di Jalan Pertahanan Gang Saudara, Kecamatan Medan Amplas, sebagai bagian dari komitmennya mendekatkan layanan publik ke warga.
Turut Hadir dalam Sosialisasi Adminduk Medan
Acara tersebut juga dihadiri oleh:
- Camat Medan Kota, Raja Ian Andos Lubis
- Lurah Sudirejo I
- Tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat
Kesimpulan
Kegiatan ini memperlihatkan bahwa keluhan warga soal bantuan sosial, infrastruktur, dan dokumen kependudukan bisa direspon cepat jika disampaikan langsung dalam forum yang tepat.
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan, Fauzi, membuktikan komitmennya sebagai wakil rakyat dengan turun langsung dan mengupayakan solusi konkret.

















