Verifikasikan Data Untuk Penerima Bansos!
Menjelang pencairan bansos PKH dan BPNT tahap Oktober 2025, pemerintah kembali memperingatkan agar penerima manfaat memastikan data mereka tidak mengalami ganda. Mengenai Bansos Oktober 2025, pastikan semua data valid dan tidak berulang.
Kalau sistem mendeteksi data ganda atau tidak valid, risiko bansos tertunda atau bahkan dibatalkan sangat mungkin terjadi.
Tentang Data Ganda
Beberapa laporan menyebutkan bahwa sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdeteksi memiliki NIK ganda dalam basis data bantuan sosial, yang menyebabkan verifikasi data mereka ditolak atau dipertanyakan.
Sistem baru bantuan sosial seperti DTSE (pengganti DTKS) juga diklaim terhubung langsung ke Dukcapil, sehingga setiap perubahan status ekonomi atau ganda data bisa langsung terpantau, terutama menjelang Oktober 2025.
Data ganda bisa terjadi karena kesalahan input di tingkat kelurahan/desa, perpindahan domisili tanpa pembaruan data, atau perubahan status keluarga yang belum diperbarui di sistem pusat menjelang Oktober 2025.
Bila data tidak diperbaiki, bantuan yang seharusnya cair bisa gagal tersalurkan.
Baca Juga: Pemutakhiran Data Bansos 2025 di Medan, Ini Alasan KPM Bisa Dicoret
Empat Hal yang Perlu Kamu Tahu
Ada beberapa hal yang harus diketahui masyarakat, agar masyarakat mendapatkan bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah.
Simak empat hal yang perlu kamu ketahui dan perhatikan :
Verifikasi Data Jadi Kunci Utama
Pemerintah hanya akan mencairkan bansos kepada penerima yang datanya sudah terverifikasi dan valid menjelang Oktober 2025.
NIK Ganda Bisa Bikin Pemblokiran
Jika NIK kamu terdeteksi sudah digunakan oleh data lain, sistem bantu sosial bisa menolak pencairan itu hingga data diperbaiki sebelum jatuh tempo bansos Oktober 2025.
Cek Status “Exclude” Itu Penting
Bila status kamu di cekbansos tertulis “Exclude”, kemungkinan data kamu tidak sinkron, ganda, atau sudah keluar dari kriteria penerima sebelum periode Bansos Oktober 2025 berlangsung.
Segera Perbaiki Data yang Bermasalah
Kalau menemukan NIK ganda atau data tidak valid, laporkan ke kelurahan atau Dinas Sosial agar data diperbaharui dan peluang pencairan Bansos Oktober 2025 tidak hilang.
Kesimpulan
Bansos tidak boleh diberikan sembarangan.
Pemerintah ingin memastikan bantuan jatuh ke tangan yang benar-benar berhak bukan karena data yang duplikat atau manipulasi input.
Data ganda mengancam keadilan distribusi bantuan dan bisa memicu konflik di lapangan.
Dengan sistem terintegrasi ke Dukcapil/DTSEN, pemerintah berharap ke depan masalah data ganda bisa diminimalisir sebelum Bansos Oktober 2025 digulirkan.
Follow Instagram Medanaktual: https://www.instagram.com/medan.aktual/
















