Waspada! Kenali Ciri-Ciri HIV Pada Kulit Anda
Ciri-ciri HIV pada kulit atau AIDS salah satunya adalah timbul ruam pada kulit. Waspada ini sangat berbahaya bagi kita semua.
Jenis ruam yang muncul tidak sama dengan kulit gatal dan bintik-bintik kemerahan pada umumnya. Selain itu, ruam juga bisa muncul karena efek samping dari pengguna obat antiretroviral (ARV), yang diminum pengidap HIV DAN AIDS sepanjang hidup.
Ruam merupakan salah satu gejala awal HIV yang paling mudah dikenali. Gejala ini muncul pada kulit yang biasanya dialami selama 2-4 minggu setelah penularan.
Meskipun demikian tidak semua ruam merupakan gejala HIV. Ketahui jenis-jenis alergi kulit agar kamu dapat membedakan gejala infeksi HIV dengan kondisi lainnya.
Baca juga: Perkuat Penanggulangan HIV/AIDS, Dinkes Medan dan PKBI Sumut Dorong Swakelola Tipe 3 di Kota Medan
Tetap Waspada, berikut ini ciri-ciri HIV Pada Kulit!
Waspada Kenali Ciri-Ciri HIV Pada Kulit!
1. Ruam Kulit Kemerahan tetapi tidak sakit
Pada tahap awal infeksi, sekitar 1-2 minggu setelah terpapar virus akan muncul ruam. Ciri-ciri HIV pada kulit penderita HIV terlihat ruam kemerahan, tapi tidak ada benjolan atau tidak gatal maupun sakit.
Ruam ini biasanya muncul di bagian atas badan seperti wajah, tangan. dan dada. Gejala tersebut juga akan disertai pembengkakan kelenjar, kehilangan nafsu makan, diare, pandagan buram, kram dan pegal, serta luka di rongga mulut.
2. Ruam Berbentuk Benjolan kecil dan lecet
Beberapa pengidap HIV juga bisa mengalami ruam kulit yang cukup parah. Ciri-ciri HIV pada kulit ini berupa benjolan-benjolan kecil berwarna kemerahan, terasa gatal dan sering kali lecet.
Ruam ini menyebar ke area wajah dan dada serta kaki dan tangan. Bisa juga menyebarkan sampai ke selaput lendir yang akhirnya memicu sariawan, lidah bengkak dan demam, kita harus tetap waspada!
3. Kulit Kering (Xerosis)
Xerosis atau yang sering dikenal dengan kulit kering memang tidak selalu menandakan sebagai gejala HIV, namun hal ini akan sering terjadi pada penderita HIV.
Gejala xerosis yang dirasakan oleh penderita HIV ditandai dengan gatal, bercak, bersisik pada lengan dan juga kaki.
4. Photodermatitis
Waspada Photodermatitis dapat terjadi dikarenakan sinar UV dari sinar matahari dan dapat menyebabkan ruam lecet atau bercak kering pada area kulit.
Selain mengalami masalah pada kulit, penderita juga dapat mengalami sakit kepala, nyeri, mual, atau bahkan demam. Hal ini terjadi biasanya pada saat penderita sedang melakukan terapi obat.
5. Kutil
Penderita HIV/AIDS biasanya memiliki kasus kutil yang jauh lebih parah dibandingkan dengan orang pada umumnya. Kutil pada penderita HIV/AIDS akan jauh lebih besar dan banyak tersebar.
Kutil akan tumbuh pada bagian lapisan atas kulit akibat dari infeksi human papilomavirus (HPV) Bentuknya seperti gundukan dengan titik-titik hitam dan bisanya ditemukan pada hidung, bawah kaki atau bagian tangan tetap waspada terhadap HIV pada kulit.
Kesimpulan
Untuk mengantisipasi dan meringankan ruam pada kulit, sebaiknya tetap konsultasikan ke dokter. Selain itu, lebih baik siap sedia jenis obat yang bisa membantu meringankan ruam pada kulit.

















