Secara historis, kue samir dikenal sebagai makanan khas dari beberapa daerah di Sumatera dan pesisir Nusantara. Kue ini kerap disajikan dalam acara adat, kenduri, hingga perayaan keagamaan sebagai simbol kebersamaan.
Sebelum membuat nya ada beberapa bahan yang wajib kamu masukkan kedalam adonannya. Berikut bahan bahannya yang wajib kamu masukkan:
Bahan yang diperlukan:
- 250 gram tepung terigu
- 125 gram gula pasir
- 120 gram mentega yang telah dilelehkan
- 125 gram tape singkong, dibuang seratnya lalu dihaluskan
- 8 gram ragi instan, dapat menggunakan Fermipan
- 240 mililiter susu cair
- 2 butir telur ayam
- Setengah sendok teh garam
Kemudian bahannya dijadikan adonan, dan berikut cara pembuatan nya :
- Larutkan ragi dengan empat sendok makan susu cair, lalu diamkan sementara.
- Masukkan tape singkong, gula pasir, telur, dan tepung terigu ke dalam wadah, kemudian tambahkan larutan ragi dan sisa susu cair. Tuang mentega cair, aduk atau mixer hingga adonan halus tanpa gumpalan, lalu tutup dan fermentasikan selama kurang lebih empat jam.
- Setelah adonan mengembang, panaskan cetakan martabak mini atau kue lumpur dengan api kecil. Olesi cetakan dengan minyak atau mentega, tuang adonan, dan masak hingga bagian bawah berwarna kuning kecokelatan, kemudian balik hingga kedua sisi matang merata sebelum diangkat.
Ciri khas kue samir terlihat pada permukaannya yang berpori dan bagian bawah yang kecokelatan. Kue ini dapat disajikan polos atau diberi tambahan kelapa parut dan gula merah cair.
Keberadaan kue samir dinilai sebagai bagian dari kekayaan kuliner tradisional yang patut dilestarikan. Masyarakat setempat berharap kue khas daerah ini terus dikenal oleh generasi muda dan tidak tergerus oleh makanan modern.
















