TANJUNGBALAI- Keluarga pasien kecewa dengan kinerja paramedis RSU T Mansyur Tanjungbalai. Kinerja mereka telah mengabaikan pasien berrnama Fitriani (19).
Seperti disampaikan Sri Rahayu, ibu kandung Fitriani, Kepada wartawan, Minggu (6/1) sore, di kediaman mereka di Gang Sate, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjungbalai mengatakan sudah 12 hari Fitriani dirawat. Tapi nggak ada penanganan serius.
“Apa lagi dirujuk ke rumah sakit di Medan. Bahkan untuk dirongen aja kata orang itu alatnya lagi rusak,” ucap Sri Rahayu.
Menurut Rahayu anak keduanya itu sudah menjalani perawatan selama 12 hari di rumah sakit milik Pemko Tanjungbalai itu.
“Awalnya normal, anak saya tetap sekolah. Tapi ya itu, 4 bulan ini berat badannya terus turun. Pernah kami bawa ke dokter, kata dokter ususnya infeksi. Setengah bulan ini nampak kali makin kurus, dan dia lemas, makanya kami bawa ke rumah sakit. Tapi karna kami lihat gitu-gitu aja, ya kami bawa pulang,” ucapnya.
Lanjut ibu dari 7 anak bersuamikan buruh bangunan ini, dirinya sangat berharap perhatian dan bantuan pihak pemerintah kota Tanjungbalai dan juga dermawan bagi kesembuhan Fitriani.
“Suamiku kerjanya bangunan. Cuma berdoa dan menunggu bantuan ajalah kami dek. Kasihan juga aku lihat anakku ini. Cuma bisa tidur aja dia,” ucapnya sembari mengelus rambut Fitriani.













