Akademisi UMSU Perkuat Jejaring dengan DPRD Sumut, Dorong Edukasi Pelajar dan Kebijakan Berbasis Riset
Tiga akademisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Robie Fanreza, M.Pd,. Dr. Salman Nst, MA, dan Dr. Miftah Fariz, MA, melakukan kunjungan ke kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara.
Mereka diterima oleh Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra, Dr. H. Aripay Tambunan, MM, dalam pertemuan yang berlangsung produktif di ruang kerja legislator tersebut.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi berkembang menjadi diskusi strategis untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang kolaborasi jangka panjang antara UMSU dan DPRD Sumut.
Kolaborasi Akademisi–Legislatif untuk Menjawab Tantangan Pendidikan
Dr. Robie Fanreza, M.Pd menyampaikan bahwa DPRD memiliki ruang yang luas untuk melibatkan akademisi dalam memperkaya gagasan pembangunan daerah.
Menurutnya, bentuk kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui kuliah umum, forum diskusi, pendampingan akademik, hingga pemanfaatan hasil kajian ilmiah dalam penyusunan kebijakan publik.
Ia menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap isu pendidikan dan perilaku remaja.
“Pelajar perlu terus diberikan edukasi agar terhindar dari perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba, geng motor, tindakan begal, tawuran, hingga penggunaan kendaraan yang tidak layak atau belum sesuai usia,” ujarnya.
Dr. Robie juga menekankan perlunya penguatan pendidikan etika berlalu lintas mengingat meningkatnya kasus balap liar dan pelanggaran jalan raya yang melibatkan kalangan muda. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga harus diperkuat melalui kebijakan publik yang peka terhadap kondisi sosial masyarakat.
Aripay Tambunan: Kampus Merupakan Mitra Strategis DPRD
Menanggapi hal tersebut, Dr. H. Aripay Tambunan, MM menegaskan bahwa DPRD dan perguruan tinggi memiliki potensi kolaborasi yang besar dalam meningkatkan kualitas kebijakan daerah.
Kampus, katanya, merupakan mitra penting yang dapat menyediakan data, kajian ilmiah, serta analisis akademik untuk memperkuat landasan kebijakan.
“Sinergi ini bisa diwujudkan melalui penyusunan naskah akademik, program peningkatan kapasitas anggota DPRD, serta forum dialog yang mempertemukan gagasan antara legislatif dan akademisi,” kata Aripay.
Ia menambahkan bahwa kebijakan publik yang berkelanjutan membutuhkan dasar ilmiah yang kuat, sementara perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan sumber daya manusia unggul untuk mendukung pembangunan Sumatera Utara.
Kontribusi Akademisi: Penyerahan Buku Etika Berlalu Lintas
Di akhir pertemuan, Dr. Robie Fanreza menyerahkan sebuah buku mengenai etika berlalu lintas kepada Dr. Aripay Tambunan sebagai bentuk kontribusi akademik sekaligus simbol komitmen untuk memperkuat kerja sama edukatif antara UMSU dan DPRD Sumut.
Buku tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan berkendara dan pembinaan generasi muda.

















