Perubahan iklim menjadi isu global yang semakin nyata dampaknya bagi kehidupan manusia. Salah satu penyebab utamanya adalah tingginya jejak karbon yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari masyarakat.
Jejak karbon merujuk pada jumlah emisi gas rumah kaca yang dilepaskan ke atmosfer akibat aktivitas manusia. Emisi ini berasal dari penggunaan energi, transportasi, pola konsumsi, hingga pengelolaan limbah.
Langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah menghemat penggunaan listrik di rumah. Mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan dapat membantu mengurangi konsumsi energi berbasis fosil.
Dampak yang ditimbulkan oleh tingginya jejak karbon mencakup berbagai persoalan serius, seperti anomali cuaca atau cuaca ekstrem, peningkatan suhu bumi, mencairnya es di wilayah kutub, naiknya permukaan laut, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan curah hujan ekstrem. Mengutip Databoks berdasarkan catatan International Energy Agency (IEA), pada tahun 2020 emisi karbon global sempat mengalami penurunan akibat pembatasan aktivitas secara masif di berbagai negara selama pandemi Covid-19. Namun demikian, pada tahun 2021 emisi karbon kembali melonjak dan mencapai angka 36,3 gigaton karbon dioksida, sekaligus mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Jejak karbon yang berlebihan tersebut kemudian memberikan dampak negatif, baik terhadap kehidupan manusia sehari-hari maupun terhadap kondisi bumi secara keseluruhan. Jika demikian, aktivitas manusia apa saja yang berkontribusi dalam menghasilkan jejak karbon? Mari kita bahas satu per satu.
Penggunaan Kendaraan Berbahan Bakar Fosil (bensin, solar, atau gas)
Tingginya intensitas penggunaan kendaraan pribadi berbahan bakar fosil menjadikan aktivitas ini sebagai salah satu penyumbang utama jejak karbon. Kendaraan menghasilkan gas emisi yang dilepaskan ke udara, terutama saat kondisi lalu lintas macet, karena pembakaran bahan bakar fosil menjadi lebih banyak. Situasi ini berdampak pada menurunnya kualitas udara serta berpotensi mempercepat penipisan lapisan ozon, yaitu lapisan penting yang melindungi bumi dari paparan langsung sinar matahari.
Penggunaan Energi Listrik dan Air
Penggunaan energi listrik dan air juga turut menyumbang emisi jejak karbon. Hal ini disebabkan karena sebagian besar sumber energi yang digunakan untuk menghasilkan listrik dan mengalirkan air masih bergantung pada proses pembakaran bahan bakar fosil, sehingga menghasilkan emisi karbon dalam jumlah besar.
Makanan yang Dikonsumsi
Menariknya, aktivitas konsumsi makanan sehari-hari juga berkontribusi terhadap jejak karbon. Makanan dapat menjadi sumber emisi bukan karena bahan pangannya semata, melainkan karena seluruh rangkaian proses yang menyertainya. Proses tersebut meliputi ekstraksi bahan baku, produksi, distribusi, hingga sampai ke tangan konsumen, yang semuanya membutuhkan energi berbasis fosil. Selain itu, makanan yang terbuang dan menumpuk juga menghasilkan emisi tambahan. Terlebih jika bahan pangan didatangkan dari luar negeri, jumlah emisi yang dihasilkan selama proses pengangkutan tentu semakin besar.
Berbagai aktivitas tersebut mungkin terdengar sederhana dan kerap dianggap sepele. Namun, perlu disadari bahwa perubahan sekecil apa pun tetap memberikan dampak terhadap bumi dan seluruh kehidupan di dalamnya. The Lancet Countdown on Health & Climate Change mencatat bahwa rata-rata terjadi 306 kejadian bencana akibat cuaca ekstrem setiap tahun, dengan peningkatan mencapai 46%. Sementara itu, mengutip cnbcindonesia.com, Indonesia berada di peringkat ke-9 sebagai negara penghasil emisi CO₂ terbesar di dunia, dengan total emisi mencapai 192,7 mtCO₂.
Pengelolaan sampah yang baik menjadi langkah lain yang tidak kalah penting. Memilah sampah organik dan anorganik serta menerapkan daur ulang dapat mengurangi emisi dari tempat pembuangan akhir.
Dengan menerapkan kebiasaan sederhana secara konsisten, masyarakat dapat berkontribusi dalam upaya mengurangi jejak karbon. Perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari akan memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan di masa depan.

















