MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berharap organsasi Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dapat berperan sebagai Pemecah masalah atau solution maker atas berbagai persoalan kepemudaan dewasa ini.
“Kader-kader AMPI punya potensi untuk menjadi Agent of Change atau agen perubahan dalam merespon permasalahan kepemudaan saat ini sekaligus menjadi Solution Maker terhadap permasalahan yang sedang dihadapi pemuda,” kata Gubsu saat membuka Diklat Kaderisasi AMPI Sumut di Medan, Jumat (23/11/2018)
Selain itu, menurut Gubsu yang diwakili Kadisporasu H Baharuddin Siagian SH MSi, AMPI dapat mengembangkan organisasinya melalui program kegiatan yang dapat meningkatkan daya saing di era globalisasi. Khususnya dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
“Penguatan nilai-nilai kerakyatan dan kemampuan menjadi sangat penting untuk diimplementasikan dalam bentuk kekaryaan,” katanya.
Sudah sepantasnya AMPI menjadi contoh dan tauladan ditengah-tengah masyarakat dalam hal menjaga keamanan, ketertiban. Selain itu, Gubsu juga mengharapkan AMPI menjadi garda terdepan mengawal pemuda Sumatera Utara agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang sudah sangat mengkhawatirkan.
Karenanya, pada penyelenggaraan Diklat Kaderisasi AMPI hendaknya tidak sekedar seremonial belaka. “Namun dapat menjadi momentum dalam menjalankan program kerja Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provsu sehingga dapat berpartisipasi dalam rangka Pembangunan pemuda yang bermartabat, berkarakter dan visioner serta berani melakukan terobosan bahkan mandiri mampu menciptakan interpreneurship muda,” ujarnya.
Menurut Gubsu di Provinsi Sumatera Utara, inisiatif dan sikap nyata para pemuda baik AMPI dan lainnya umumnya sudah muncul dan adanya kepedulian seta komitmen perubahan. Oleh karena itu, menurut Gubsu, semua pihak harus menaruh perhatian yang lebih serius kepada pemuda baik sebagai objek maupun subjek pembangunan di berbagai bidang.
Gubsu mengatakan bahwa Pemerintah telah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi pemuda untuk mengembangkan potensi diri. Diantaranya melalui ikut mendorong pembentukan jiwa kepemimpinan pemuda. DPD AMPI Provsu kiranya dapat mentransformasi nilai-nilai demokrasi sebagai bentuk kaderisasi pengembangan kepemimpinan yang baik.
AMPI sebagai salah satu organisasi kepemudaan, harus lebih dinamis kaya akan kreasi dan selalu berinovasi.
Meski demikian, AMPI tidak bisa dipisah dari Golkar, karena organisasi ini didirikan oleh Golkar. Bahkan, AMPI selalu dilibatkan dalam pengambilan keputusan partai berlambang beringin itu.
“AMPI adalah salah satu wadah berhimpun pemuda sebagai penyaluran aspirasi politik dan sebagai garda terdepan dalam melakukan pembaharuan,” katanya
Sementara itu Ketua panitia Zulham Effendi Siregar menyebutkan tujuan kegiatan untuk melahir kan pemuda yang memiliki kualitas kepemimpinan yang handal untuk berkiprah dalam kepemimpinan Nasional dan Pembangunan Nasional secara umum dimasa datang, sebagai pemimpin yang berwawasan kebangsaan dalam bingkai NKRI.
Acara tersebut dihadiri Plh Ketua Umum AMPI Sumut David Lubis, Kabid Layanan Kepemudaan Disporasu M Thohir SPd,para Ketua DPD Kabupaten/ Kota se Sumatera Utara, Tokoh Masyarakat/ Kepemudaan dan undangan lainnya.(wal)
















