Apa Itu Hewan Invertebrata? Kenali Ciri-Ciri, Klasifikasi dan Contohnya
Keanekaragaman hayati di bumi sangat luar biasa, dan salah satu kelompok hewan yang menarik untuk dipelajari adalah hewan invertebrata. Meskipun seringkali diabaikan, invertebrata mencakup sebagian besar spesies hewan yang ada di dunia ini. Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih jauh tentang apa itu invertebrata, ciri-ciri khasnya, klasifikasi filum, dan beberapa contoh hewan invertebrata yang dapat ditemukan di berbagai habitat.
Pengertian Hewan Invertebrata
Hewan invertebrata, atau yang sering disebut avertebrata, adalah kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang atau ruas-ruas tulang punggung. Secara statistik, sekitar 95% spesies hewan yang ada di dunia ini adalah invertebrata. Invertebrata dapat ditemukan di hampir setiap habitat di bumi, dari dasar laut yang dalam hingga wilayah kutub yang ekstrem. Di Indonesia saja, tercatat ada sekitar 1.800 spesies invertebrata yang tersebar di berbagai ekosistem.
Ciri-Ciri Hewan Invertebrata
Hewan invertebrata memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari hewan vertebrata. Berikut adalah beberapa ciri umum yang dapat ditemukan pada kelompok hewan ini:
- Tidak Memiliki Tulang Belakang
Invertebrata tidak memiliki struktur tulang belakang yang menghubungkan tubuh mereka seperti pada vertebrata. - Susunan Saraf Terletak di Bagian Perut
Sistem saraf mereka terletak di bagian perut, bukan di sepanjang punggung. - Ukuran Kecil dan Gerakan Lambat
Beberapa spesies invertebrata berukuran kecil dan memiliki pergerakan yang lebih lambat karena tidak adanya tulang yang kompleks. - Rangka Luar
Invertebrata umumnya memiliki rangka luar yang melindungi tubuh mereka, tetapi otaknya tidak terlindung oleh rangka. - Tidak Memiliki Paru-Paru
Sebagian besar invertebrata tidak memiliki paru-paru untuk bernapas. Mereka bernapas melalui kulit atau insang.
Klasifikasi Filum Invertebrata dan Contohnya
Hewan invertebrata diklasifikasikan dalam berbagai filum berdasarkan simetri tubuh dan struktur tubuhnya. Berikut adalah beberapa filum utama beserta contoh spesiesnya:
- Filum Arthropoda
Hewan dalam filum ini memiliki tubuh bersegmen dan rangka luar yang terbuat dari kitin. Banyak dari mereka mengalami metamorfosis.
Contoh: Kupu-kupu, kepiting, kelabang. - Filum Mollusca
Filum ini terdiri dari hewan bertubuh lunak, dan beberapa di antaranya memiliki cangkang keras yang terbuat dari kalsium karbonat.
Contoh: Siput, cumi-cumi, kerang. - Filum Platyhelminthes
Cacing pipih dalam filum ini tidak memiliki rongga tubuh sejati dan dapat hidup bebas atau menjadi parasit.
Contoh: Planaria sp., cacing hati, cacing pita. - Filum Annelida
Cacing dalam filum ini memiliki tubuh bersegmen dan rongga tubuh sejati. Mereka sering kali ditemukan di tanah atau air.
Contoh: Cacing tanah, lintah, pacet. - Filum Nemathelminthes
Cacing-cacing ini berbentuk silindris dengan tubuh yang tertutup kutikula. Banyak yang hidup sebagai parasit.
Contoh: Cacing filaria, cacing kremi. - Filum Coelenterata
Hewan dalam filum ini memiliki tubuh berongga dan simetri tubuh radial. Mereka bisa hidup soliter atau berkoloni.
Contoh: Ubur-ubur, anemon laut, hydra. - Filum Echinodermata
Hewan dalam filum ini memiliki kulit berduri dan tubuh yang simetris, namun berubah dari larva ke dewasa.
Contoh: Bintang laut, mentimun laut, bulu babi. - Filum Porifera
Hewan dalam filum ini memiliki tubuh berpori dan hidup menetap di dasar perairan.
Contoh: Scypa sp., Euplectella sp., Euspongia sp.
Kesimpulan
Hewan invertebrata adalah kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang dan mencakup mayoritas spesies hewan di bumi. Mereka sangat beragam dan memiliki peran penting dalam ekosistem. Dengan mengenal ciri-ciri, klasifikasi, serta contoh-contoh dari filum invertebrata, kita dapat lebih menghargai kekayaan hayati yang ada di sekitar kita. Semoga artikel ini memberikan wawasan baru mengenai dunia invertebrata yang menakjubkan!

















