Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Bagaimana Menjaga Anak dari Pengaruh Buruk Menurut Islam

Riyan by Riyan
3 Desember 2025
in Artikel, Informasi, Islami
0
Bagaimana Menjaga Anak dari Pengaruh Buruk Menurut Islam

Bagaimana Menjaga Anak dari Pengaruh Buruk Menurut Islam

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bagaimana Menjaga Anak dari Pengaruh Buruk Menurut Islam

Di era modern, anak-anak menghadapi arus pengaruh yang jauh lebih kuat dibanding generasi sebelumnya. Media sosial, tontonan digital, pergaulan tanpa batas, hingga gaya hidup instan sering membentuk karakter anak tanpa disadari orang tua.

Islam sejak awal menempatkan pendidikan anak sebagai amanah besar. Tugas orang tua bukan hanya membesarkan secara fisik, tetapi membimbing hati, akhlak, serta cara berpikir anak agar tetap berada dalam garis yang diridai Allah.

Islam memberikan panduan yang jelas dan aplikatif untuk menjaga anak dari pengaruh buruk. Prinsipnya sederhana: orang tua perlu hadir, memberi contoh, dan membangun lingkungan yang mendukung tumbuhnya iman.

Dengan bekal itu, anak memiliki kekuatan untuk menolak pengaruh negatif bahkan ketika ia jauh dari pengawasan. Berikut lima langkah penting menurut ajaran Islam yang dapat orang tua terapkan untuk menjaga anak dari pengaruh buruk masa kini.



Menanamkan Tauhid sejak Dini agar Anak Memiliki Pondasi Kuat

Langkah paling awal untuk menjaga anak dari pengaruh buruk adalah memperkenalkan mereka kepada Allah dengan bahasa yang lembut dan mudah dipahami. Ketika anak mengenal siapa Tuhannya, siapa yang menciptakannya, dan siapa yang mengawasinya, ia tumbuh dengan rasa takut dan cinta kepada Allah.

Anak yang memiliki fondasi tauhid yang kuat cenderung lebih berhati-hati dalam bertingkah. Ia tidak mudah mengikuti pengaruh buruk karena ia tahu bahwa Allah selalu melihatnya.

Menanamkan tauhid tidak berarti memberikan ceramah panjang, tetapi menjelaskan melalui kalimat sederhana, cerita nabi, dan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Semakin dini pengenalan kepada Allah diberikan, semakin kuat benteng moral yang terbentuk dalam dirinya.



Menjadi Teladan karena Anak Meniru Perilaku Orang Tuanya

Dalam Islam, akhlak orang tua memiliki pengaruh besar pada perkembangan anak. Anak tidak belajar hanya dari nasihat, tetapi terutama dari apa yang ia lihat. Ketika orang tua menjaga ucapan, bersikap jujur, dan menunjukkan keteguhan dalam beribadah, anak akan menirunya secara alami.

Sebaliknya, jika orang tua mudah marah, sering berkata kasar, atau menunjukkan kebiasaan buruk, anak akan menganggap itu sebagai hal biasa. Karena itu, menjaga perilaku di depan anak menjadi bagian penting dari pendidikan dalam rumah.

Orang tua yang menjadi teladan tidak perlu terlalu sering memarahi anak. Sikap baik mereka sudah menjadi nasihat yang paling keras sekaligus paling efektif. Inilah alasan mengapa Islam menekankan pentingnya akhlak orang tua sebelum mendidik akhlak anak.



Mengawasi Pergaulan Anak tanpa Bersikap Menekan

Islam memerintahkan umatnya untuk memilih teman yang baik. Pergaulan sangat memengaruhi kepribadian, dan anak yang bergaul dengan teman yang salah dapat terjebak dalam kebiasaan buruk. Orang tua perlu mengawasi lingkaran pergaulan anak, tetapi tidak dengan cara yang mengekang.

Pengawasan yang sehat dilakukan dengan mengenal teman-temannya, memahami kegiatan anak di luar rumah, dan memberi penjelasan tentang bagaimana memilih teman yang positif. Anak yang merasa dihargai pendapatnya akan lebih terbuka ketika orang tua berdiskusi tentang pergaulannya.

Dalam rumah tangga Muslim, komunikasi yang lembut jauh lebih efektif dibanding larangan yang keras. Orang tua perlu menjelaskan alasan setiap batasan, agar anak memahaminya bukan sebagai sekadar aturan, tetapi sebagai perlindungan yang ia butuhkan.



Mengatur Konsumsi Media dan Menyeleksi Tontonan Anak

Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah paparan media yang tidak terbatas. Anak dapat menemukan konten buruk dalam hitungan detik. Islam sangat menekankan pentingnya menjaga pandangan dan pendengaran, karena apa yang dilihat dan didengar akan tertanam dalam hati.

Orang tua perlu mengatur penggunaan gawai, memilihkan tontonan yang sesuai usia, dan mendampingi anak ketika ia mengakses internet. Mengajarkan anak untuk bertanggung jawab dengan apa yang ia lihat juga penting, karena suatu saat ia akan mengakses media tanpa pengawasan.

Orang tua bisa memulai dengan menjelaskan dampak konten buruk, kemudian mengajak anak mengisi waktunya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti membaca, bermain di luar, belajar seni, atau mengikuti kegiatan mengaji. Dengan cara ini, anak tidak merasa dikekang, tetapi diarahkan ke lingkungan yang lebih sehat.



Membiasakan Anak Beribadah agar Hatinya Selalu Dijaga Allah

Ibadah menjadi benteng spiritual paling kuat dalam menjaga anak. Ketika orang tua membiasakan shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an bersama, atau berdoa sebelum tidur, anak tumbuh dengan suasana rumah yang penuh keberkahan.

Ibadah bukan hanya menenangkan hati, tetapi juga menjadi pengingat bagi anak untuk menjauhi pengaruh buruk. Anak yang terbiasa berdoa ketika takut, shalat ketika gelisah, dan membaca Al-Qur’an ketika sedih akan membangun hubungan hati yang kuat dengan Allah.

Kedekatan spiritual ini membuat anak lebih mudah menolak ajakan buruk. Ia tahu bagaimana mencari jalan kembali ketika menghadapi godaan dunia. Tidak ada penjagaan yang lebih kuat selain penjagaan dari Allah, dan ibadahlah yang membuka pintu itu.



Kesimpulan

Menjaga anak dari pengaruh buruk menurut Islam bukan sekadar melarang atau membatasi, tetapi membangun kekuatan dari dalam diri anak.

Ketika orang tua menanamkan tauhid, memberikan teladan yang baik, mengawasi pergaulan, mengatur akses media, dan membiasakan ibadah, mereka membangun pelindung yang menyertai anak ke mana pun ia pergi.

Islam mengajarkan bahwa pendidikan terbaik adalah pendidikan yang melibatkan hati. Dengan pendekatan yang lembut dan konsisten, orang tua mampu membentuk anak yang kuat secara moral, cerdas secara emosional, dan teguh dalam iman. Itulah sebaik-baiknya benteng untuk menghadapi pengaruh buruk zaman ini.

Tags: cara melindungi anak secara islamicara menjaga anak menurut islammenjaga pergaulan anak menurut islampendidikan anak islamipengaruh buruk pada anakpola asuh islami moderntips parenting islam

Related Posts

Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Berita

Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

1 Februari 2026
ChatGPT Kini Bisa Prediksi Usia demi Lindungi Anak
Artikel

Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

30 Januari 2026
Jangan Tertipu! Dishub Medan Bongkar Ciri Karcis dan Bet Asli Jukir Resmi
Berita

Dishub Medan Jelaskan Cara Membedakan Karcis Parkir Asli dan Palsu

30 Januari 2026
Next Post
Bantuan PIP Siswa TK 2026 Rp450.000, Ini Syarat dan Cara Daftar

Bantuan PIP Siswa TK 2026 Rp450.000, Ini Syarat dan Cara Daftar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Daftar Lengkap Kantor SAMSAT di Medan Beserta Alamat dan Jam Operasional 2025

Daftar Lengkap Kantor SAMSAT di Medan Beserta Alamat dan Jam Operasional 2025

28 Agustus 2025
Bah… Konsumsi Teh Panas Ternyata Tingkatkan Resiko Kanker Tenggorokan

Bah… Konsumsi Teh Panas Ternyata Tingkatkan Resiko Kanker Tenggorokan

25 September 2019
Menganiaya Penjahit Pakaian, Dua warga Barombang Ini Ditangkap

Menganiaya Penjahit Pakaian, Dua warga Barombang Ini Ditangkap

2 Januari 2019
Teror Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan

Pelaku Bom Medan Dikebumikan

19 November 2019

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.