Bansos 2025: Hanya untuk yang Layak? Ribuan KPM Terancam Tak Dapat Bantuan PKH dan BPNT
Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan BPNT 2025 diprediksi akan cair mulai April hingga Juni 2025.
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), ini adalah momen yang dinantikan, tetapi perlu dicatat bahwa proses pencairan baru akan dilakukan setelah verifikasi data DTSN selesai.
Dalam artikel ini, simak informasi terbaru mengenai jadwal pencairan Bansos PKH dan BPNT, cara cek saldo kartu KKS, serta perubahan data yang dapat memengaruhi kelayakan penerima.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2025
Pencairan tahap kedua bansos PKH dan BPNT untuk April hingga Juni 2025 diperkirakan akan berlangsung setelah proses verifikasi data DTSN (Data Terpadu Sistem Nasional) selesai.
Proses ini dijadwalkan selesai pada akhir Maret 2025. Setelah itu, distribusi bansos dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau PT Pos Indonesia.
Bansos PKH dan BPNT diberikan setiap tiga bulan sekali.
Dengan demikian, untuk periode April, Mei, dan Juni, pencairan kemungkinan besar akan dilakukan antara bulan-bulan tersebut.
Pentingnya Verifikasi Data DTSN
DTSN menjadi basis baru dalam penyaluran bantuan sosial menggantikan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Dengan menggunakan DTSN, pemerintah berharap dapat memastikan bahwa bantuan sosial tepat sasaran, hanya diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Verifikasi DTSN sedang berlangsung, dengan total sekitar 12,2 juta KPM yang disurvei.
Dari jumlah ini, terdapat 2,4 juta dengan NIK tidak aktif, 4,9 juta inclusion error, dan 4,9 juta exclusion error.
Data ini akan diolah dan di-ranking untuk menentukan kelayakan setiap KPM dalam menerima bansos.
Kelayakan Penerima Bantuan
Bagi KPM yang dinyatakan layak berdasarkan hasil survei DTSN, bantuan akan tetap dilanjutkan.
Namun, jika KPM tidak memenuhi syarat dan dinyatakan tidak layak, mereka tidak akan menerima bantuan pada tahap kedua.
Penting bagi warga untuk menjawab pertanyaan survei dengan jujur terkait aset, penghasilan, pekerjaan, serta riwayat penyakit, guna memastikan bahwa data yang digunakan untuk menentukan kelayakan bantuan sosial akurat dan sesuai dengan kondisi nyata.
Cek Saldo Kartu KKS dan Persiapan Pencairan
Hingga 18 Maret 2025, beberapa KPM melaporkan bahwa saldo kartu KKS mereka masih nol.
Namun, sebagian lainnya sudah berhasil mencairkan bantuan mereka.
Validasi saldo ini akan dilakukan untuk 10 juta KPM PKH yang masih memenuhi syarat, sementara yang sudah tidak layak akan digantikan oleh KPM baru yang terverifikasi.
KPM yang Tidak Disurvei DTSN
Ada juga pertanyaan mengenai KPM yang tidak disurvei DTSN.
Bagi KPM yang tidak termasuk dalam kategori NIK tidak aktif, inclusion error, atau exclusion error, mereka diperkirakan masih layak untuk menerima bantuan tahap kedua.
Sebagian besar dari mereka yang tidak disurvei DTSN kemungkinan besar tidak akan mengalami masalah dalam pencairan bansos.
Cara Cek Saldo KKS
Untuk memeriksa saldo KKS dan status pencairan bantuan, KPM bisa mengakses website resmi BPNT atau PKH atau melalui aplikasi yang disediakan oleh pemerintah.
Pastikan KPM melakukan pengecekan secara rutin agar tidak terlewatkan informasi terkait pencairan.
Kesimpulan
Bansos PKH dan BPNT 2025 akan segera cair, namun hanya untuk KPM yang memenuhi syarat setelah melalui verifikasi data DTSN.
Pastikan KPM yang telah disurvei mendapatkan bantuan sesuai dengan status kelayakannya.
Jangan lupa untuk mengecek saldo kartu KKS secara berkala dan ikuti informasi terbaru terkait pencairan bantuan sosial.
Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu Anda mempersiapkan segala sesuatunya sebelum tahap pencairan bansos dimulai!
















