BPNT 2025 Mulai Cair! Cek Daftar Penerima dan Mekanisme Penyalurannya di Sini
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahun 2025 kepada keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Medan.
Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan pangan pokok secara rutin dan layak.
Melalui program ini, penerima manfaat memperoleh bantuan dalam bentuk saldo yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan seperti beras, telur, minyak goreng, dan lauk pauk di e-warong atau agen penyalur resmi yang telah bekerja sama dengan pemerintah.
Penyaluran tahap pertama tahun 2025 ini dilakukan secara bertahap mulai awal November melalui bank-bank Himbara dan jaringan e-warong di berbagai wilayah.
Tujuan dan Manfaat BPNT 2025
Program BPNT bertujuan memperkuat ketahanan pangan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu.
Pemerintah menargetkan agar bantuan ini mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima manfaat dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.
Melalui sistem digital yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah memastikan penerima bantuan benar-benar berasal dari kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi rendah.
BPNT juga berperan penting dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal karena bahan pangan yang dibeli penerima biasanya berasal dari pedagang atau pemasok setempat.
Dengan demikian, program ini tidak hanya membantu penerima secara langsung, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di tingkat daerah.
Cara Cek Daftar Penerima BPNT 2025
Warga Medan dapat mengecek status penerimaan BPNT 2025 melalui portal resmi Kementerian Sosial di laman https://cekbansos.kemensos.go.id.
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:
- Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan nama sesuai KTP dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan tempat tinggal.
- Masukkan kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik Cari Data untuk melihat status penerimaan bantuan.
Apabila nama warga belum tercantum dalam daftar penerima BPNT, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui kelurahan atau Dinas Sosial Kota Medan agar diverifikasi dan diusulkan dalam periode penyaluran berikutnya.
Mekanisme Penyaluran BPNT 2025
Penyaluran BPNT dilakukan melalui sistem non-tunai menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Setiap penerima akan mendapatkan saldo bantuan yang dapat dibelanjakan di e-warong, yaitu warung atau toko yang telah bekerja sama dengan pemerintah dan bank Himbara.
Saldo bantuan akan otomatis masuk ke rekening penerima pada jadwal yang telah ditentukan. Warga dapat menggunakan saldo tersebut untuk membeli bahan pangan sesuai kebutuhan.
Setiap transaksi dilakukan secara digital, sehingga pemerintah dapat memantau penggunaan dana secara transparan.
Pemerintah juga memastikan proses penyaluran berjalan tanpa pungutan biaya tambahan.
Warga diminta berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan petugas bansos dan meminta imbalan dalam bentuk apa pun.
Langkah Pemerintah Daerah dalam Pengawasan
Pemerintah Kota Medan bersama Dinas Sosial terus memperkuat sistem pengawasan dalam pelaksanaan BPNT 2025.
Setiap e-warong dan agen penyalur diwajibkan mengikuti pedoman yang ditetapkan agar penyaluran berjalan transparan dan tepat sasaran.
Petugas juga rutin melakukan monitoring di lapangan untuk memastikan kualitas bahan pangan sesuai dengan standar.
Dengan mekanisme ini, penerima manfaat diharapkan mendapatkan produk yang segar, layak konsumsi, dan bernilai gizi tinggi.
Selain itu, masyarakat dapat melaporkan jika menemukan dugaan penyalahgunaan bantuan melalui kanal pengaduan resmi milik Kementerian Sosial atau Dinas Sosial setempat.
Integrasi dengan DTSEN untuk Data Akurat
Mulai tahun 2025, seluruh program bantuan sosial pemerintah, termasuk BPNT, menggunakan sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
DTSEN memuat data terpadu seluruh warga berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi yang diverifikasi secara berkala oleh pemerintah pusat dan daerah.
Dengan sistem ini, pemerintah dapat menyesuaikan penerima bantuan sesuai kondisi terbaru di lapangan. Misalnya, warga yang sudah meningkat kesejahteraannya dapat digantikan oleh warga lain yang lebih membutuhkan.
Langkah ini memastikan program bantuan sosial benar-benar menyasar keluarga yang paling membutuhkan dukungan pemerintah.
Kesimpulan
Penyaluran BPNT 2025 di Kota Medan menandai komitmen pemerintah dalam menghadirkan bantuan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan efisien.
Dengan dukungan sistem DTSEN dan teknologi digital, penyaluran bantuan kini semakin mudah dipantau oleh masyarakat dan lembaga terkait.
Warga diimbau untuk rutin memeriksa status bantuan melalui situs resmi pemerintah dan melaporkan apabila terjadi kendala atau ketidaksesuaian data.
Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, program BPNT diharapkan dapat terus menjadi jaring pengaman sosial yang efektif dalam menjaga kesejahteraan keluarga kurang mampu di Medan dan sekitarnya.

















