Cak Imin Dorong Pemerintah Perbaiki Penyaluran Bansos yang Salah Sasaran
Cak Imin Dorong Pemerintah Perbaiki Penyaluran Bansos yang Salah Sasaran. Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, yang biasa dipanggil Cak Imin, mengungkapkan niat untuk mengalihkan bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat.
Cak Imin pada awalnya membahas cara-cara untuk menghilangkan kemiskinan. Ia menyatakan bahwa terdapat dua pendekatan yang dapat diambil.
“Salah satu langkah untuk memerangi kemiskinan dengan cara memutus siklus kemiskinan adalah melalui dua aspek. Presiden kita telah memberikan arahan dan sering kita dengarkan bahwa memutus siklus kemiskinan dapat dilakukan melalui pendidikan dan pemberdayaan,” ujar Cak Imin saat memberikan sambutan dalam acara ‘1 Tahun Pemberdayaan Masyarakat’ di Menara Reksadana, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).
Ia menjelaskan bahwa inisiatif di bidang pendidikan sedang dilaksanakan melalui Sekolah Rakyat. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan salah satu cara untuk menciptakan masyarakat yang memiliki daya.
“Keberadaan Sekolah Rakyat merupakan manifestasi dari dukungan pendidikan dan pemberdayaan. Ini adalah lentera keadilan yang menghidupkan harapan agar setiap anak Indonesia dari latar belakang manapun bisa merasakan nuansa ilmu dan mempersiapkan masa depan mereka dengan penuh kehormatan menuju Indonesia yang lebih maju,” jelasnya.
“Kita akan terus mendukung, dan hingga saat ini, alhamdulillah, perkembangan Sekolah Rakyat cukup baik. Sekolah tersebut berkembang menjadi sumber inspirasi, membangun jaringan afiliasi, dan menjadi penyokong perubahan di sekolah-sekolah lainnya. Di masa mendatang, transformasi pendidikan nasional perlu menjadi bagian integral dari upaya pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Cak Imin juga membahas langkah-langkah pemerintah dalam upaya mengatasi kemiskinan melalui perlindungan sosial yang berjumlah Rp 508 triliun dari APBN. Namun, ia mencatat bahwa masih ada sebagian bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.
“Meski dengan anggaran yang terbatas, kami berupaya memutus siklus kemiskinan yang ada. Saat ini, Rp 508 triliun seharusnya bisa digunakan lebih efisien, dengan mengubah tujuan penggunaan, serta mengalihkan bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Kami percaya bahwa tahun kedua ini, Rp 1.000 triliun akan menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat,” tutup Cak Imin.
Sumber : https://news.detik.com/berita/d-8182085/cak-imin-mau-geser-bansos-bansos-tak-tepat-sasaran
















