Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan Solusi Jika Tidak Terdaftar
Tidak semua masyarakat Indonesia layak menerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH). Untuk memastikan kelayakan penerima, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengecek Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP.
Apa Itu Program Keluarga Harapan (PKH)?
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bansos yang diberikan oleh Kementerian Sosial kepada keluarga miskin dan rentan dengan syarat tertentu. Program ini bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan melalui pemberian bantuan tunai. Dana bantuan disalurkan secara bertahap melalui bank atau pos penyalur sepanjang tahun.
Penerima PKH diwajibkan memenuhi beberapa syarat, seperti mengakses layanan kesehatan dan pendidikan. Hal ini dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga miskin.
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH
Ada dua cara utama untuk mengecek NIK KTP penerima bansos PKH, yaitu melalui aplikasi Cek Bansos dan situs web resmi Kementerian Sosial.
1. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi Cek Bansos adalah layanan resmi dari Kementerian Sosial yang mempermudah masyarakat mengecek status penerimaan bansos. Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store.
- Setelah aplikasi terinstal, buka dan pilih opsi ‘Buat Akun’ jika belum memiliki akun.
- Isi formulir pendaftaran dengan data diri, seperti nama lengkap, NIK, alamat, email aktif, dan kata sandi.
- Unggah foto KTP dan selfie dengan KTP sesuai petunjuk di aplikasi.
- Klik ‘Buat Akun Baru’ dan verifikasi email yang dikirimkan.
- Login ke aplikasi dan buka menu Profil untuk memeriksa status NIK. Informasi terkait penerimaan bansos dan jumlah bantuan akan terlihat di sini.
2. Melalui Website Cek Bansos
Bagi yang tidak ingin menginstal aplikasi, laman resmi cekbansos.kemensos.go.id dapat digunakan untuk mengecek penerimaan bansos PKH. Berikut caranya:
- Buka browser dan akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Lengkapi data wilayah, seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai domisili.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP. Pastikan penulisannya benar.
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol ‘Cari Data’ untuk memulai pencarian. Jika terdaftar sebagai penerima, informasi status penerimaan dan jumlah bantuan akan ditampilkan.
Solusi Jika Tidak Terdaftar Sebagai Penerima Bansos PKH
Jika setelah pengecekan data tidak ditemukan, masyarakat masih dapat mendaftar untuk menjadi calon penerima bansos PKH. Berikut solusinya:
A. Mendaftar Secara Langsung
- Kunjungi kantor lurah atau kepala desa dengan membawa KTP dan KK.
- Kepala desa atau lurah akan menyampaikan data pendaftaran ke camat untuk diverifikasi oleh dinas sosial.
- Data yang telah diverifikasi akan diteruskan ke Kementerian Sosial melalui gubernur untuk ditetapkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
B. Mendaftar Secara Online
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store.
- Pilih opsi ‘Buat Akun Baru’ dan lengkapi data diri.
- Unggah foto KTP dan selfie dengan KTP, lalu klik ‘Buat Akun Baru’.
- Verifikasi akun melalui email yang didaftarkan.
- Buka menu ‘Daftar Usulan’ di aplikasi, pilih jenis bantuan sosial yang ingin diajukan, seperti PKH.
- Tunggu proses verifikasi dan validasi dari Kementerian Sosial.
Rincian Manfaat PKH
Bantuan PKH diberikan kepada berbagai kelompok penerima dengan nominal tertentu, seperti:
- Ibu hamil/nifas: Rp 3.000.000/tahun
- Anak usia dini/balita: Rp 3.000.000/tahun
- Lansia di atas 60 tahun: Rp 2.400.000/tahun
- Penyandang disabilitas: Rp 2.400.000/tahun
- Anak sekolah SD: Rp 900.000/tahun
- Anak sekolah SMP: Rp 1.500.000/tahun
- Anak sekolah SMA: Rp 2.000.000/tahun
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10.800.000/tahun
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam mengurangi kemiskinan. Melalui aplikasi atau website resmi, masyarakat dapat dengan mudah mengecek kelayakan sebagai penerima bansos. Jika belum terdaftar, pendaftaran dapat dilakukan baik secara langsung maupun online.
Manfaatkan program ini untuk mendukung kebutuhan keluarga Anda. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi situs resmi Kementerian Sosial atau hubungi dinas sosial setempat.
















