Dampak Mengonsumsi MSG Secara Berlebihan bagi Kesehatan
Apa Itu MSG?
MSG atau Monosodium Glutamate merupakan zat kimia yang berfungsi sebagai penambah rasa gurih pada makanan. Zat ini termasuk dalam jenis garam natrium dari asam glutamat, salah satu asam amino yang secara alami juga terdapat dalam bahan makanan seperti tomat, keju, dan daging.
MSG biasanya berbentuk serbuk kristal putih yang mudah larut dalam air. Bahan ini sering ditemukan pada makanan cepat saji seperti mi instan, camilan ringan, atau makanan olahan lainnya. Berkat kemampuannya dalam memperkuat cita rasa, MSG kerap dijuluki sebagai “bumbu penyedap rasa ajaib”.
Meskipun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengatur batas aman penggunaannya, konsumsi MSG secara berlebihan tetap tidak disarankan. Pasalnya, terlalu banyak mengonsumsi MSG dapat menimbulkan efek samping tertentu bagi tubuh.
Dampak MSG bagi Kesehatan
Berikut dampak MSG bagi kesehatan yang harus diwaspadai:
Menimbulkan Gejala Alergi
Beberapa orang melaporkan gejala seperti sakit kepala, mual, muntah, gatal-gatal, ruam kulit, bahkan sesak napas setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG. Reaksi ini biasanya muncul pada individu yang sensitif terhadap zat tersebut. Meski tidak dialami semua orang, kondisi ini menunjukkan bahwa tubuh sebagian individu dapat bereaksi negatif terhadap MSG.
Menyebabkan Reaksi Intoleransi
Selain alergi, MSG juga dapat menimbulkan reaksi intoleransi. Gejalanya meliputi pusing, jantung berdebar cepat, keringat berlebih, lemas, hingga gangguan tidur. Reaksi ini berbeda dari alergi karena tidak melibatkan sistem imun, namun tetap bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi tubuh.
Sindrom Reaksi MSG (Chinese Restaurant Syndrome)
Istilah Chinese Restaurant Syndrome digunakan untuk menggambarkan kumpulan gejala yang muncul setelah seseorang mengonsumsi makanan tinggi MSG. Gejalanya berupa sakit kepala, sensasi terbakar di dada atau leher, leher kaku, serta mual. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sindrom ini mungkin juga dipengaruhi oleh faktor psikologis, namun tetap perlu diwaspadai terutama bagi individu yang sensitif terhadap MSG.
Meningkatkan Tekanan Darah
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi MSG dalam jumlah tinggi dapat memengaruhi tekanan darah, terutama pada orang yang memiliki sensitivitas terhadap natrium. MSG dapat meningkatkan tekanan darah secara signifikan pada sebagian individu, yang dalam jangka panjang berisiko memicu hipertensi dan gangguan kardiovaskular lainnya.
Kesimpulan
Mengonsumsi MSG dalam jumlah kecil sebenarnya tidak berbahaya bagi kebanyakan orang, asalkan sesuai dengan batas aman yang ditetapkan. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, MSG bisa menimbulkan efek negatif seperti alergi, intoleransi, sindrom reaksi MSG, hingga peningkatan tekanan darah.
Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya kurangi penggunaan MSG dalam masakan sehari-hari. Gunakan alternatif alami seperti bawang putih, jamur, tomat, atau kaldu alami yang juga bisa memberikan rasa gurih tanpa efek samping berlebih. Dengan pola makan seimbang dan alami, tubuh akan tetap sehat dan terhindar dari risiko akibat konsumsi MSG berlebihan.
















