Desil 1–10 Jadi Penentu Penerima Bansos, Begini Penjelasan dan Artinya
Desil 1–10 Jadi Penentu Penerima Bansos, Begini Penjelasan dan Artinya. Pemerintah mengelompokkan masyarakat Indonesia ke dalam kategori desil yang mencerminkan tingkat kesejahteraan dari yang terendah hingga yang tertinggi. Informasi ini diambil dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Desil ini terdiri dari 10 kategori, yang dimulai dari desil 1 hingga desil 10. Berikut adalah penjelasan mengenai desil 1 sampai 10.
Skor desil ini nantinya bisa dijadikan acuan untuk menentukan penyaluran berbagai program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), KIP Kuliah, hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan.
Penjelasan mengenai desil 1-10
Berikut adalah rincian lengkap mengenai makna desil 1 hingga 10, sebagai indikator penerima bantuan sosial dari pemerintah yang dirangkum dari beragam sumber.
Baru-baru ini, pemerintah memberikan BLT tambahan sebesar Rp900 ribu berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mengelompokkan masyarakat ke dalam sepuluh kategori kesejahteraan atau desil.
Pemberian bantuan ini difokuskan pada masyarakat dengan kemampuan ekonomi terendah. Berikut adalah penjelasan mengenai klasifikasi desil 1 hingga 10.
· Desil 1: Sangat miskin
Kelompok ini menjadi prioritas utama untuk menerima bantuan karena dianggap paling membutuhkan dukungan finansial untuk kebutuhan dasar.
· Desil 2: Miskin dan rentan
Desil 2 mencakup masyarakat dengan kondisi ekonomi terendah dan tetap menjadi prioritas tinggi dalam penyaluran bantuan. Situasi ekonomi mereka masih cukup rentan sehingga sangat bergantung pada dukungan pemerintah.
· Desil 3: Miskin dan rentan
Desil 3 terdiri dari keluarga penerima manfaat (KPM) yang secara teratur menerima bantuan sosial seperti l Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Mereka juga terdaftar sebagai penerima bantuan karena keadaan ekonomi yang masih lemah.
· Desil 4: Rentan miskin
Keadaan kelompok ini sedikit lebih baik dibandingkan desil 3, namun masih dianggap layak untuk mendapatkan bantuan. Mereka sering kali terpengaruh oleh kenaikan harga barang kebutuhan pokok dan inflasi.
· Desil 5: Pas-pasan
Kelompok ini dapat menerima bantuan jika jumlah yang tersedia mencukupi atau hasil verifikasi menunjukkan kondisi ekonomi yang memburuk.
· Desil 6: Hampir mampu
Mereka tidak miskin, namun masih berpotensi diusulkan untuk mendapatkan bantuan jika terdapat pembaruan data yang menunjukkan penurunan pendapatan atau keadaan darurat tertentu.
· Desil 7: Menengah ke bawah
Secara umum, kelompok ini dianggap mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka sendiri sehingga tidak menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan.
· Desil 8: Menengah
Keadaan ekonomi mereka cukup stabil dan tidak memenuhi syarat untuk menerima bantuan sosial dari pemerintah.
· Desil 9: Menengah ke atas
Dikenal sebagai kelompok yang sudah mapan dan mandiri secara finansial. Mereka tidak berhak mendapatkan bantuan sosial.
· Desil 10: Paling sejahtera
Masyarakat yang berada di kelompok ini memiliki pendapatan tertinggi di Indonesia dan tidak memenuhi kriteria untuk menerima bantuan apa pun.
Dengan memahami arti desil 1-10, masyarakat bisa menilai kondisi ekonomi keluarga mereka dan mengetahui kelayakan untuk mendapatkan beragam program bantuan sosial yang lebih transparan dari pemerintah.
Sumber : https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20251023145804-561-1287783/arti-desil-1-10-penentu-penerima-bansos-dari-pemerintah















