Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Fakta Menarik Doom Spending yang Jarang Disadari

Zacky by Zacky
1 Januari 2026
in Artikel, Info, Informasi, Lifestyle, Tips
0
Fakta Menarik Doom Spending yang Jarang Disadari
189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Doom spending merupakan fenomena ketika seseorang melakukan pengeluaran berlebihan saat berada dalam kondisi stres, ketidakpastian, atau menghadapi krisis.

Fenomena ini umumnya didorong oleh keinginan memperoleh kenyamanan instan di tengah tekanan emosional, resesi ekonomi, maupun perubahan besar dalam kehidupan. Dalam praktiknya, seseorang cenderung berbelanja tanpa pertimbangan matang dan mengeluarkan uang dalam jumlah besar.

Meski dapat memberikan rasa lega dalam waktu singkat, perilaku tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi keuangan dalam jangka panjang.

Banyak individu merasa upaya menabung menjadi sia-sia karena menganggap tujuan keuangan mereka sulit tercapai. Akibatnya, mereka lebih memilih menikmati kehidupan saat ini tanpa memikirkan kebutuhan di masa depan.




Terapi belanja sebenarnya bukan konsep baru. Konsumerisme telah lama dikenal sebagai cara memperoleh kepuasan instan, terutama ketika seseorang merasa sedih atau tertekan. Namun, doom spending memperburuk kondisi tersebut karena dapat memicu utang, menguras tabungan, hingga menyebabkan kekurangan dana untuk kebutuhan mendatang.

Mengutip laman resmi detikedu, doom spending menurut Bruce Y. Lee, Profesor Kebijakan dan Manajemen Kesehatan di City University of New York, dalam artikelnya di Psychology Today, terjadi ketika seseorang merasa tertekan akibat situasi seperti kekacauan politik di Amerika Serikat, krisis iklim global, serta berbagai permasalahan lainnya.

Dalam kondisi tersebut, individu cenderung membeli lebih banyak barang sebagai bentuk pelarian untuk meredakan stres. Meski demikian, fenomena doom spending tidak hanya terjadi di Amerika Serikat, tetapi juga dialami di berbagai negara lain.

Untuk memahami lebih jauh, berikut fakta menarik serta strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.




· Fakta Menarik Doom Spending

  1. Peningkatan Belanja Impulsif di Masa Krisis
    Saat tingkat ketidakpastian meningkat, banyak orang beralih ke belanja online sebagai sarana hiburan. Berdasarkan survei, sebanyak 52% masyarakat mengaku mengalami peningkatan belanja impulsif pada masa krisis.

  2. Dampak Psikologis
    Doom spending sering dikaitkan dengan perasaan tidak berdaya atau kehilangan kendali. Individu yang merasa cemas atau tertekan mencari pelarian dengan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

  3. Media Sosial Memperparah Situasi
    Iklan di media sosial serta konten yang menampilkan gaya hidup mewah menjadi salah satu pemicu utama doom spending. Algoritma platform digital mendorong perilaku konsumtif dengan menampilkan iklan produk sesuai preferensi pengguna, sehingga meningkatkan dorongan belanja impulsif.

  4. Tren pada Generasi Muda
    Generasi Z dan milenial dinilai lebih rentan mengalami doom spending karena kuatnya kebiasaan belanja online serta besarnya pengaruh media sosial. Mereka cenderung menghabiskan uang untuk barang tidak esensial sebagai upaya menenangkan diri di tengah tekanan sosial dan ekonomi.




· Strategi Mengatasi Doom Spending

  1. Mengenali Pemicu Emosional
    Langkah awal untuk mengatasi doom spending adalah menyadari pemicu emosional yang mendasarinya. Saat merasa stres, cemas, atau tidak nyaman, carilah alternatif lain untuk menenangkan diri, seperti meditasi, berolahraga, atau berbincang dengan orang terdekat.

  2. Buat Anggaran yang Jelas
    Menyusun anggaran bulanan secara terperinci dapat membantu mengendalikan pengeluaran. Tentukan batas pengeluaran untuk kebutuhan tidak esensial dan disiplin dalam mematuhinya, sehingga belanja tetap dapat dilakukan secara terkendali.

  3. Tunda Pembelian
    Ketika muncul dorongan membeli barang secara impulsif, cobalah menundanya selama 24 hingga 48 jam. Jeda waktu ini memberi kesempatan untuk mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar diperlukan atau hanya keinginan sesaat.

  4. Batasi Akses ke Media Sosial dan E-commerce
    Mengurangi paparan terhadap media sosial dan platform belanja online dapat menekan godaan berbelanja. Pengaturan waktu penggunaan aplikasi atau menghapus sementara aplikasi e-commerce dari ponsel dapat membantu mencegah pembelian impulsif.

  5. Fokus pada Tujuan Keuangan Jangka Panjang
    Alih-alih menghabiskan uang untuk pengeluaran tidak terencana, tetapkan tujuan keuangan jangka panjang seperti menyiapkan dana darurat, berinvestasi, atau merencanakan liburan. Tujuan yang jelas dapat meningkatkan disiplin dalam mengelola keuangan.

Dengan demikian, doom spending merupakan fenomena yang kerap muncul saat seseorang berada di bawah tekanan emosional. Walaupun memberikan rasa nyaman sementara, perilaku ini berisiko menimbulkan masalah keuangan apabila tidak dikendalikan dengan bijak.




Tags: apa itu doom spendingadoom spendingfakta meanarik doom spending

Related Posts

Syarat Puasa dalam Islam: Ketentuan Sah dan Wajib yang Perlu Diketahui
Artikel

Umat Islam Dianjurkan Memperbanyak Doa di Malam Nisfu Syaban 2026

2 Februari 2026
Banyak Dilakukan Umat Islam, Ini Tujuan Membaca Yasin Tiga Kali di Malam Nisfu Syaban
Artikel

Banyak Dilakukan Umat Islam, Ini Tujuan Membaca Yasin Tiga Kali di Malam Nisfu Syaban

2 Februari 2026
Syarat Puasa dalam Islam: Ketentuan Sah dan Wajib yang Perlu Diketahui
Artikel

Syarat Puasa dalam Islam: Ketentuan Sah dan Wajib yang Perlu Diketahui

2 Februari 2026
Daftar Harga Baru BBM Nonsubsidi Pertamina Turun Beberapa Daerah
Artikel

Daftar Harga Baru BBM Nonsubsidi Pertamina Turun Beberapa Daerah

2 Februari 2026
BPJS Kesehatan: Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung
Artikel

BPJS Kesehatan: Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung

2 Februari 2026
Cek Harga Emas Antam Terbaru Secara Online, Ini Cara dan Ketentuannya
Artikel

Harga Emas Antam Bangkit Tajam! Naik Rp167 Ribu Setelah Terpuruk

2 Februari 2026
Next Post
Vape Bukan Sekadar Gaya, Ini Bahayanya

Vape Bukan Sekadar Gaya, Ini Bahayanya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Mahasiswa Penerima KIP Kuliah di Medan Wajib Cek, Dana Bantuan Sudah Cair Belum?

Mahasiswa Penerima KIP Kuliah di Medan Wajib Cek, Dana Bantuan Sudah Cair Belum?

3 Oktober 2025
Inilah Syarat Umum Mendapatkan Bantuan PKH bagi Warga Medan

Inilah Syarat Umum Mendapatkan Bantuan PKH bagi Warga Medan

20 September 2025
Bansos Terbaru 2026: Cek Status Bansos 2026 melalui Aplikasi

Cek Status Bansos 2026 melalui Aplikasi dan Website Kemensos

23 Desember 2025
Mahasiswa Asal Labuhanbatu Dibegal di Medan

Mahasiswa Asal Labuhanbatu Dibegal di Medan

13 April 2023

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.