Gagal Dapat KUR BRI? Ini 5 Penyebab Pengajuan Ditolak dan Cara Ampuh Mengatasinya!
Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI menjadi pilihan banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan tambahan modal dengan bunga rendah. Namun, tidak semua pengajuan KUR langsung disetujui. Banyak pemohon yang mengalami penolakan karena berbagai alasan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga riwayat kredit yang kurang baik.
Agar tidak mengalami hal yang sama, penting untuk mengetahui penyebab umum penolakan KUR BRI dan cara mengatasinya. Dengan memahami faktor-faktor ini, peluang Anda untuk mendapatkan pinjaman bisa lebih besar!
1. Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Valid
Penyebab:
Salah satu alasan utama penolakan KUR adalah kelengkapan dokumen yang tidak terpenuhi atau terdapat ketidaksesuaian dalam data yang diajukan.
Cara Mengatasinya:
- Pastikan Anda membawa KTP, Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU), dan NPWP (jika pinjaman di atas Rp50 juta).
- Periksa kembali data yang dimasukkan agar sesuai dengan yang tercatat di sistem perbankan dan pemerintah.
- Gunakan dokumen asli dan pastikan semua fotokopi sudah sesuai serta terbaca dengan jelas.
2. Riwayat Kredit Buruk di SLIK OJK (BI Checking)
Penyebab:
Bank akan mengecek riwayat kredit Anda melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Jika Anda memiliki catatan buruk seperti pinjaman macet atau pernah menunggak cicilan, pengajuan KUR kemungkinan besar akan ditolak.
Cara Mengatasinya:
- Cek skor kredit Anda melalui SLIK OJK sebelum mengajukan KUR.
- Jika ada tunggakan, segera lunasi dan minta update status pembayaran di OJK.
- Jaga histori pembayaran kredit sebelumnya agar selalu lancar.
3. Usaha Belum Berjalan atau Tidak Memiliki Bukti Transaksi
Penyebab:
KUR BRI hanya diberikan kepada pelaku usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan. Jika usaha masih baru atau tidak memiliki bukti operasional, pengajuan bisa ditolak.
Cara Mengatasinya:
- Pastikan usaha telah berjalan minimal 6 bulan dan memiliki legalitas yang jelas.
- Siapkan bukti transaksi usaha, seperti buku catatan penjualan, rekening koran 3 bulan terakhir, atau nota pembelian bahan baku.
- Jika usaha masih baru, tunggu hingga memenuhi syarat sebelum mengajukan pinjaman.
4. Jumlah Pinjaman Melebihi Kemampuan Bayar
Penyebab:
Bank akan menilai apakah Anda mampu membayar cicilan berdasarkan penghasilan usaha. Jika jumlah pinjaman terlalu besar dibandingkan omzet usaha, pengajuan bisa ditolak.
Cara Mengatasinya:
- Hitung dengan cermat kemampuan bayar sebelum mengajukan pinjaman.
- Ajukan pinjaman dalam jumlah yang realistis, disesuaikan dengan omzet dan laba usaha.
- Siapkan laporan keuangan sederhana untuk menunjukkan potensi usaha Anda kepada bank.
5. Sedang Memiliki Pinjaman Produktif di Bank Lain
Penyebab:
Jika Anda masih memiliki pinjaman produktif dari bank lain, pengajuan KUR kemungkinan akan ditolak karena program ini ditujukan untuk usaha yang belum mendapatkan kredit serupa.
Cara Mengatasinya:
- Lunasi atau kurangi jumlah pinjaman produktif sebelum mengajukan KUR.
- Jika memang masih memiliki pinjaman, konsultasikan dengan pihak bank apakah memungkinkan untuk tetap mengajukan KUR.
- Pastikan Anda tidak memiliki catatan keterlambatan pembayaran kredit sebelumnya.
Mengetahui penyebab utama penolakan KUR BRI sangat penting agar pengajuan pinjaman dapat berjalan lancar. Pastikan dokumen lengkap, riwayat kredit bersih, usaha berjalan stabil, pinjaman sesuai kemampuan bayar, dan tidak memiliki pinjaman produktif lainnya sebelum mengajukan KUR.
Tips Tambahan:
- Jika ada perubahan data, seperti alamat atau nama usaha, segera perbarui dokumen terkait sebelum mengajukan pinjaman.
Jika usaha berbasis digital, tunjukkan bukti transaksi dari marketplace atau media sosial sebagai bentuk kredibilitas.
- Jika masih baru sebagai nasabah BRI, mulailah dengan membuka rekening dan aktif menggunakannya sebelum mengajukan KUR.
- Jika ada kesempatan untuk mengikuti pelatihan dari bank atau pemerintah, manfaatkan sebaik mungkin agar bisnis lebih berkembang dan lebih dipercaya oleh bank.

















