Dominasi ChatGPT sebagai layanan kecerdasan buatan populer mulai mendapat tantangan serius. Google kini melangkah lebih jauh dengan menghadirkan model AI terbaru, Gemini 3, yang terintegrasi langsung ke dalam layanan Search atau mesin pencari mereka.
Langkah ini menandai perubahan besar pada arah pengembangan Google Search. Mesin pencarian yang sebelumnya identik dengan deretan tautan kini mulai bergeser ke pengalaman berbasis interaksi AI. Pengguna tidak lagi sekadar mencari, tetapi dapat berkomunikasi langsung layaknya menggunakan chatbot.
Dengan dukungan Gemini 3, pengguna dapat mengajukan pertanyaan secara lebih natural dan berkelanjutan. Search juga dirancang untuk memberikan jawaban langsung atas berbagai pertanyaan, tanpa harus membuka banyak situs secara terpisah.
Untuk menggali informasi lebih dalam, pengguna dapat melanjutkan pencarian melalui Mode AI. Fitur ini memungkinkan percakapan lanjutan dari ringkasan awal yang ditampilkan pada AI Overviews.
“Gambaran singkat saat Anda membutuhkannya dan percakapan lebih mendalam saat menginginkannya,” kata wakil presiden produk Google Search, Robby Stein, dikutip dari The Verge, Rabu (28/1/2026).
Perpindahan antara ringkasan AI dan Mode AI juga dibuat sederhana. Pengguna cukup menggulir layar dan mengetikkan pertanyaan lanjutan sesuai kebutuhan mereka.
Gemini 3 kini ditetapkan sebagai model utama untuk ringkasan berbasis AI di Google Search secara global. Stein menyebut model tersebut sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya, sejalan dengan penilaian sejumlah pengamat teknologi yang mengapresiasi performa dan kemampuannya.
Meski demikian, Google belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kemungkinan penghapusan total format Search berbasis tautan di masa depan. Hingga kini, perusahaan belum merespons permintaan komentar mengenai arah jangka panjang transformasi mesin pencarinya.















