Medan, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi menyebut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang berdasarkan sistem zonasi dinilai belum bisa diterapkan di daerah ini karena infrastruktur pendidikan belum merata.
“Sistem zonasi ini belum bisa diterapkan di Sumut. Jakarta dengan Sumut belum bisa disamakan, karena di setiap daerah di Sumut belum merata pembangunan sekolahnya, serta fasilitas yang ada. Beda dengan Jakarta, setiap daerah semua sudah merata,” kata Edy Rahmayadi di Medan, Sabtu, 24 Juni 2023.
Edy meminta pemangku kebijakan terkait untuk mengkaji ulang tentang PPDB sistem zonasi di Sumatra Utara. “Permintaan ini juga telah disampaikan ke Presiden, Menteri dan juga pihak terkait untuk mengkaji ulang PPDB sistem zonasi di Sumut,” jelas Edy.
Di sisi lain, Mantan Pangkostras ini mengajak para tokoh pendidikan di Sumut untuk berkolaborasi dengan Pemprov Sumut. Antara lain dengan memberikan sumbangsih pemikiran untuk perbaikan kualitas pendidikan di Sumut, agar lebih baik lagi.
“Saya membutuhkan kualitas pendidikan Sumut yang terbaik. Oleh karena itu, kita perlu berkolaborasi dengan tokoh pendidikan untuk memikirkan ini,” ungkap Edy.
Sementara Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengapresiasi atas upaya yang terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Sumut.
Menurutnya Kampung Beasiswa yang didirkan Dinas Pendidikan Sumatera Utara yang berada di PRSU Sumut merupakan inovasi yang diharapkan menjadi lokomotif pendidikan di Indonesia.
“Riset yang saya baca, mengapa bangsa Eropa itu sangat sukses, yaitu mereka memiliki karakter jujur. Nah kalau kita mau maju maka kita dapat memulai dengan memperbaiki sistem pendidikan kita dengan jujur,” ungkap Ahmad.
Ia juga mengapresiasi kepimpinan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang terus melakukan upaya perbaikan kualitas pendidikan di Sumut ini.
“Salah satu kunci kemajuan suatu bangsa adalah pendidikan, contoh adalah Jepang yang hancur karena perang, kemudian membangun negeri dengan mengirimkan rakyatnya untuk belajar dan berpendidikan,” bebernya.
















