MEDAN – Kota Medan masih terbukti menjadi gudang bibit karetaka potensial. Meski ditnggal pensiun Jintar Simanjuntak, Kota Medan tak akan kekeringan Karateka pontensial.
“Kita punya banyak stok atlet yang memiliki masa depan cukup baik”,kata Hasrul Benny Harahap usai secara aklamasi dipercaya memimpin Forki Medan 2019 -2023 pada Musyawarah Kota (Muskot) Forki Medan, Minggu (17/3/2019)
Secara tradisional, memang dari dulu kota Medan merupakan gudang bibit karateka andal. Tren ini ternyata dibuktikan Jintar Simanjuntak meraih medali perunggu pada Asian Games 2018, Namun, dia pensiun. Atlet 31 tahun itu menutup kariernya dengan manis karena mampu merebut medali perunggu nomor pertandingan Kumite putra -67 kilogram.
“Forki Medan punya pembinaan yang berlapis. Ada lapis dua dan lapis tiga. Pemusatan latihan ada di kompleks Bumi Cemara Asri Medan. Program ini untuk menjadikan Kota Medan bak mata air terus melahirkan karateka hebat. Secara tradisional, kota Medan memang masih tetap menjadi gudang bibit karateka berbakat”ujarnya.
Di Medan, kata Hasrul Benny cukup banyak perguruan karate memiliki atletnya bertalenta bagus dan kualitasnya juga menjanjikan.
“Semoga seperti halnya intan, bahan-bahan ini kelak dapat kita gosok dan olah menjadi permata yang mengharumkan nama Sumut di forum karate internasional,” tegasnya.
Forki Medan tambahnya, tetap meningkatkan pengalaman karatekanya dengan mengikuti berbagai even regional maupun nasional. “Sudah kami ingin punya atlet yang berprestasi internasional”,katanya.
Dari Musyawarah Kota Forki Medan sendiri, Pria yang mulai menjabat ketua umum organisasi ini tahun 2015 menjadi calon tunggal. Ini terjadi karena dari 19 perguruan anggota Froki Medan, dia mendapat dukungan 16 perguruan. Otomatis melebihi kuato syarat mendaftar dari yang ditetapkan panitia dengan 9 dukungan perguruan.
Muskot dibuka dan ditutup Pengprov Forki Sumut yang diwakili Sekretaris Umum Zulkarnaen Purba.
Dia menyebutkan, selama Forki Medan dikedalikan Asrul Beni Harahap berjalan dengan baik. Bahkan, dari kota ini banyak bermunculan atlet yang dapat dibanggakan.
Muskot juga menetapkan formatur lainnya yang akan secepatnya menyusun kepengurusan.

















