Jamur merupakan bahan pangan yang dapat tumbuh di alam liar maupun dibudidayakan. Dari sekitar 2.000 jenis jenis yang bisa dimakan, hanya sebagian kecil yang tersedia di pasar Indonesia.
Jenis jamur yang umum dijumpai di Indonesia antara lain jamur kancing, portobello, shiitake, tiram, dan enoki. Rasanya yang lezat serta cara pengolahan yang mudah membuat jamur banyak digemari.
Selain enak, jamur juga memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Dalam 100 gram jamur kancing mentah, terdapat 22 kkal energi, 3,09 gram protein, 0,34 gram lemak, dan 3,26 gram karbohidrat.
Jamur juga mengandung serat, vitamin C, kolin, folat, serta mineral seperti kalium dan fosfor. Kandungan ini berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh dan daya tahan.
Manfaat Jamur bagi Kesehatan
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa jamur memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Berikut manfaat jamur yang perlu diketahui:
Memperkuat sistem kekebalan tubuh
Jamur mengandung vitamin C yang membantu meningkatkan produksi sel darah putih. Antioksidan di dalamnya juga melindungi sel imun dari kerusakan.
Menurunkan risiko diabetes
Serat pada jamur membantu mengontrol kadar gula darah. Jamur juga mengandung polisakarida yang mendukung kerja hormon insulin.
- Menurunkan kolesterol tinggi
Beta glukan pada jamur membantu menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida. Serat ini bekerja dengan menghambat penyerapan kolesterol. Menjaga kesehatan jantung
Kandungan serat, kalium, dan vitamin C membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Hal ini menurunkan risiko penyakit jantung.
Menjaga kesehatan tulang
Jamur mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin D. Nutrisi tersebut membantu menjaga kekuatan dan kepadatan tulang.
Menurunkan risiko kanker
Beta glukan dan lentinan pada jamur membantu meningkatkan sistem imun. Zat ini juga berperan menghambat pertumbuhan sel kanker.
Meningkatkan kesehatan janin
Jamur mengandung asam folat yang penting bagi ibu hamil. Asupan folat membantu menurunkan risiko cacat lahir.
Menjaga kesehatan pencernaan
Serat pada jamur membantu melancarkan buang air besar. Polisakarida juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
Meningkatkan kesehatan otak
Konsumsi jamur secara rutin dapat menurunkan risiko gangguan kognitif ringan. Penelitian menunjukkan manfaat ini terlihat pada konsumsi lebih dari dua porsi per minggu.
Membantu menurunkan berat badan
Jamur rendah kalori namun mengenyangkan. Kandungan serat dan protein membantu mengontrol nafsu makan.
Mengurangi risiko anemia
Jamur mengandung zat besi yang membantu pembentukan hemoglobin. Hal ini penting untuk mencegah anemia.
Menjaga kesehatan kulit
Vitamin C dan vitamin D pada jamur melindungi sel kulit dari kerusakan. Vitamin C juga membantu produksi kolagen agar kulit tetap sehat.
Perlu Diperhatikan Saat Mengonsumsi Jamur
Tidak semua jamur aman untuk dikonsumsi. Beberapa jenis jamur liar mengandung racun berbahaya.Untuk menghindari risiko, sebaiknya konsumsi jamur yang dijual di pasar atau toko resmi. Pastikan jamur dimasak dengan benar sebelum dikonsumsi.
















