1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bansos rutin yang menyasar keluarga miskin dan rentan. Program bansos diberikan secara bertahap dalam setahun untuk beberapa komponen, dan tahap akhir cair pada akhir tahun 2025 seperti:
- Ibu hamil dan balita
- Anak sekolah (SD, SMP, SMA)
- Lansia`
- Penyandang disabilitas
Tujuan utama PKH adalah meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
2. Program Bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Sembako Akhir Tahun 2025
BPNT atau bansos sembako diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok seperti beras, telur, dan sumber protein lainnya di e-warong. Program ini membantu menjaga ketahanan pangan keluarga penerima.
3. Bantuan Beras Pemerintah
Bantuan beras disalurkan kepada keluarga penerima manfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar, terutama saat harga bahan pokok mengalami kenaikan. Penyaluran program bansos dilakukan secara bertahap sesuai kebijakan pemerintah tahap akhir akan cair pada akhir tahun 2025.
4. Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN
Melalui program PBI, pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Dengan demikian, penerima tetap dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir biaya.
5. Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan KIP Kuliah
Bantuan pendidikan ini ditujukan bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan. KIP membantu kebutuhan sekolah, sementara program bansos KIP Kuliah mendukung biaya pendidikan di perguruan tinggi yang akan cair akhir tahun 2025.
6. Bantuan Sosial untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas
Bansos ini diberikan untuk membantu kelompok rentan memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup. Bantuan bisa berupa uang tunai maupun layanan pendampingan sosial.
7. Bantuan Sosial Keadaan Darurat dan Bencana
Bansos ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam atau kondisi darurat lainnya. Tujuannya adalah membantu pemulihan awal dan memenuhi kebutuhan mendesak korban.
Cara Mengecek dan Agar Tidak Terlewat Program Bansos Akhir Tahun 2025
Agar tidak ketinggalan bantuan, masyarakat disarankan:
- Memastikan data kependudukan (NIK dan KK) sudah benar dan aktif
- Rutin mengecek informasi dari pemerintah daerah atau pendamping sosial
- Memastikan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
Kesimpulan
Dengan masih aktifnya berbagai bantuan sosial hingga akhir 2025, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan program ini secara optimal.