Kabar Gembira! Pemegang KKS di Medan Mulai Terima Pencairan Bansos
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk warga berpenghasilan rendah melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kota Medan.
Pencairan ini menjadi kabar baik bagi ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah menantikan bantuan dari program PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) pada periode Oktober 2025.
Pencairan Bansos KKS Resmi Dimulai
Kementerian Sosial bersama Bank Himbara seperti BRI, BNI, dan Mandiri mulai menyalurkan dana bansos ke rekening masing-masing penerima yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Warga Medan yang memiliki KKS aktif kini dapat melakukan pencairan secara bertahap di mesin ATM Himbara atau e-Warong yang telah ditentukan.
Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan sesuai kategori program yang mereka ikuti. Untuk PKH, besaran bantuan disesuaikan dengan komponen penerima seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
Sementara itu, BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok seperti beras, telur, dan minyak goreng di e-Warong terdekat.
Cara Cek Status Pencairan Bansos KKS
Warga Medan dapat mengecek status pencairan bansos melalui beberapa cara.
- Melalui situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id
- Penerima cukup memasukkan NIK KTP dan nama lengkap sesuai data DTSEN, lalu memilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.
- Lewat aplikasi mobile banking Bank Himbara, di mana saldo bantuan akan otomatis muncul setelah dana disalurkan.
- Melalui pendamping sosial PKH atau Dinas Sosial setempat, yang siap memberikan informasi terbaru terkait jadwal pencairan dan lokasi pengambilan bansos.
Pemerintah juga mengimbau warga untuk berhati-hati terhadap informasi palsu dan tidak mudah percaya pada pihak yang menawarkan bantuan di luar mekanisme resmi Kemensos.
Tujuan dan Dampak Sosial Penyaluran Bansos
Penyaluran bansos melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bertujuan memperkuat jaring pengaman sosial di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Program ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung pemulihan daya beli di tingkat rumah tangga.
Kementerian Sosial terus mendorong transparansi dan akurasi data penerima agar bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Pendamping sosial di setiap kelurahan berperan aktif memverifikasi data dan memastikan tidak ada warga yang berhak namun belum terdaftar.
Kesimpulan
Pencairan bansos melalui KKS di Medan menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Dengan dukungan sistem DTSEN dan pengawasan ketat di lapangan, proses penyaluran diharapkan berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran.
Warga yang sudah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera disarankan segera melakukan pengecekan saldo dan mencairkan dana sesuai jadwal resmi.
Pemerintah juga mengingatkan agar warga menggunakan bantuan ini secara bijak untuk kebutuhan pokok keluarga, bukan untuk konsumsi yang tidak mendesak.














