Padangsidimpuan – Pemko Padangsidimpuan dan telah melakukan lounching pada pertengahan Desember 2018 yakni program wireless atai wifi gratis untuk warganya. ;ounching wifi gratis yang dilakukan langsung oleh Walikota Padangsidimpuan tentunya disambut antusias oleh warga Kota Salak ini terutama para pengguna internet atau media sosial.
Namun sejak louncing hingga sudah sekira enam bulan berjalan, wifi Padangsidimpuan Bersinar tersebut ternyata belum bisa digunakan masyarakat. Warga pengguna mengeluhkan karena wifi tersebut sama sekali tidak dapat digunakan untuk mengakses apapun di internet.
Dalam sambutannya Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, SH saat lounching program wifi gratis Padangsidimpuan Bersinar itu mengatakan bahwa program tersebut bertujuan agar masyarakat baik di desa maupun kota dengan mudah mendapat akses atas sebaran informasi dari berbagai media internet telah banyak mengubah wajah dunia.
Menanggapi itu, Kadis Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Padangsidimpuan, Islahuddin Nasution, Selasa, (25/6) mengakui akan kondisi tersebut. Dikatakannya kesulitan mengkoneksi server dikarenakan kapasitasnya hanya diangka 200 spot. Artinya, apabila jumlah pengakses melampaui jumlah, maka akan sulit bahkan kemungkinan tak terkoneksi.
Islahuddin menyebut, untuk tahap pertama ini, selain kapasitas pengguna masih dikisaran 200 kunjungan, speed (kecepatan -red) akses data juga hanya berkisar 140 Mbps. Rencananya kedepan, kapasitas dan speed WiFi Padangsidimpuan Bersinar akan ditambah.
Ditanya kapan kira-kira kapasitas wifi tersebut, Islah hanya mengatakan, “ Kita tunggu aja, pastinya kapan belum bisa dikatakan karena masih dalan tahap perencanaan.”
“Jadi, opini yang menyebut kalau WiFi gratis tersebut tidak dapat diakses tidak benar, dan memang diakui, pemaparan seputar keterbatasan pengguna pada saat launching memang terlewatkan untuk disampaikan kepada masyarakat. Maka dikesempatan ini, hal itu saya uraikan,” tegasnya. (Riani)
















