Kesal Digerebek, Motor Polisi Dibakar OTK di Belawan
Penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian di kawasan rawan narkoba di Bagan Deli, Medan Belawan, Rabu malam (9/4/2025), berakhir ricuh dan fatal. Bukannya bersikap kooperatif, sekelompok orang tak dikenal (OTK) justru melampiaskan amarahnya dengan membakar dua unit sepeda motor milik aparat polisi.
Kejadian ini terekam pada video warga dengan memperlihatkan suasana mencekam di lokasi. Pada video tersebut terekam jelas motor milik polisi dirusak dan dibakar di depan rumah yang diduga milik bandar narkoba berinisial Mail.
Kronologi Penggerebekan
Sekitar pukul 20.30 WIB, tim dari Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menggerebek sebuah rumah di Lorong Proyek, Lingkungan 3, Kelurahan Bagan Deli. Rumah tersebut diketahui kerap dijadikan tempat transaksi dan penggunaan sabu.
Dari penggerebekan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti seperti alat hisap sabu (bong), timbangan digital, serta beberapa paket sabu. Di lokasi yang sama, tiga orang sedang tertangkap tangan tengah memakai barang haram tersebut.
Namun, saat polisi hendak membawa para tersangka keluar, situasi berubah panas. Sekelompok orang menyerang dari luar, dan membakar dua motor polisi yang terparkir di halaman rumah. Akibatnya, bandar utama yang menjadi target, Mail, berhasil lolos melarikan diri.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, pada awalnya lima orang pelaku berhasil diamankan. Namun karena adanya desakan dan serangan dari massa, dua pelaku berinisial I dan T terpaksa dibebaskan demi menghindari bentrokan yang lebih besar.
“Petugas sempat dilempari dan dihalangi oleh OTK. Karena situasi tidak memungkinkan, dua orang terpaksa dilepas,” jelas Ferry.
Sementara untuk tiga pelaku lainnya D, AS, dan WK serta barang bukti berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan.
Hingga kini, petugas masih memburu bandar narkoba Mail yang kabur, serta para pelaku pembakaran motor dan penyerangan terhadap anggota kepolisian. Kasat Reskrim AKP Riffi Noor Faizal menyebut penyelidikan masih terus dilakukan untuk menangkap semua pihak yang terlibat.
Pihak kepolisian meminta warga untuk tidak takut melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka, terutama yang berkaitan dengan narkoba. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberantas peredaran narkoba yang semakin meresahkan.

















