Program PKH Medan 2025: Begini Keuntungan dan Tujuan Utama Bantuan bagi KPM
Pemerintah terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) yang kembali disalurkan kepada masyarakat Kota Medan pada tahun 2025. Keuntungan dan tujuan PKH ini sangatlah penting untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.
Program ini memberikan bantuan langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan memperbaiki kualitas hidup keluarga miskin.
Melalui PKH, pemerintah mendorong masyarakat untuk mendapatkan akses lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, dan gizi keluarga.
Program ini terbukti efektif dalam membantu keluarga berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan dasar mereka sekaligus mengurangi angka kemiskinan di berbagai daerah, termasuk di Medan.
Tujuan Utama Program PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) bukan sekadar bantuan tunai, melainkan strategi jangka panjang pemerintah dalam mengembangkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Ada beberapa tujuan utama yang ingin dicapai melalui program ini, di antaranya:
Meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak dari keluarga miskin.
Dengan bantuan PKH, anak-anak penerima manfaat diharapkan bisa terus bersekolah hingga minimal tingkat menengah.
Memperbaiki akses layanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan lansia.
PKH memastikan keluarga miskin memiliki biaya transportasi dan kebutuhan dasar saat mengakses fasilitas kesehatan.
Mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
Bantuan tunai dari PKH membantu keluarga mencukupi kebutuhan pokok, seperti pangan dan kebutuhan sekolah.
Mendorong perubahan perilaku sosial ekonomi.
Melalui pendampingan sosial, penerima PKH didorong untuk menjadi lebih mandiri dan produktif.
Baca Juga: Banyak Bansos yang Cair pada Oktober 2025, Berikut Daftarnya!
Komponen dan Besaran Bantuan PKH
Penerima bantuan PKH mendapatkan dana sesuai kategori yang telah ditetapkan pemerintah. Pada tahun 2025, program ini masih mencakup lima komponen utama, yaitu:
- Ibu hamil dan anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun.
- Anak SD: Rp900.000 per tahun.
- Anak SMP: Rp1.500.000 per tahun.
- Anak SMA: Rp2.000.000 per tahun.
- Lansia dan penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun.
Dana bantuan ini disalurkan setiap tiga bulan sekali (triwulan) melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh bank Himbara seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BTN.
Keuntungan dan Tujuan PKH
Program PKH telah memberikan dampak nyata bagi ribuan keluarga di Medan.
Banyak penerima manfaat yang kini bisa membiayai pendidikan anak, membeli kebutuhan pokok, hingga memperbaiki kondisi gizi keluarga.
Beberapa keuntungan utama yang dirasakan KPM antara lain:
- Menjaga keberlangsungan pendidikan anak.
- Meningkatkan kesehatan ibu dan balita.
- Mengurangi ketimpangan sosial antarwarga.
- Mendorong peran aktif masyarakat dalam kegiatan sosial dan ekonomi.
Selain itu, program ini turut mengubah cara pandang penerima manfaat agar lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat dan mengembangkan potensi ekonomi keluarga.
Peran Pendamping PKH di Medan
Keberhasilan program PKH tidak lepas dari peran pendamping sosial yang bertugas mendata, memverifikasi, dan mendampingi keluarga penerima manfaat.
Mereka aktif memberikan edukasi sosial, memantau penggunaan bantuan, serta mendorong keluarga agar tidak bergantung selamanya pada bantuan pemerintah.
Pendamping PKH juga memastikan bahwa setiap bantuan tersalurkan tepat sasaran melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digunakan sebagai dasar penetapan penerima bansos.
Cara Cek Status Penerima PKH di Medan
Warga Medan bisa mengecek status penerimaan bantuan PKH melalui situs resmi Kemensos:
- Buka https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan, kecamatan, dan kelurahan.
- Masukkan nama sesuai KTP dan kode verifikasi.
- Klik Cari Data untuk melihat status penerimaan.
Jika nama Anda tercantum, berarti bantuan PKH sudah aktif dan bisa dicairkan melalui bank penyalur sesuai jadwal.
Kesimpulan
Program Keluarga Harapan (PKH) Medan 2025 menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin secara berkelanjutan.
Melalui bantuan tunai, pendampingan sosial, dan sistem data DTSEN, pemerintah memastikan setiap rupiah bantuan diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap keluarga penerima manfaat bisa lebih mandiri, produktif, dan berdaya untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Follow Instagram MedanAktual: https://www.instagram.com/medan.aktual/














