Konser Honne di Medan Batal, Isu LGBT Jadi Sorotan Publik
Grup musik elektronik asal Inggris, Honne, terpaksa membatalkan konser mereka yang dijadwalkan berlangsung di Kota Medan pada 31 Juli 2025. Pembatalan tersebut mengejutkan banyak penggemar, terutama karena terjadi di tengah sorotan sejumlah pihak yang menilai konser itu sarat kontroversi.
Melalui unggahan di Instagram Story resmi mereka, Honne menyatakan bahwa keputusan ini sepenuhnya berada di luar kendali mereka. Mereka menuliskan bahwa sebenarnya sangat menantikan konser di Medan, namun pembatalan dilakukan oleh pihak otoritas setempat. “Kami sedih harus membatalkan konser ini, dan berharap suatu saat nanti bisa kembali tampil di Medan,” tulis mereka.
Penolakan Muncul Sebelum Pembatalan
Sebelum konser dibatalkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan sempat mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan keberatan terhadap rencana konser Honne. Penolakan tersebut disampaikan karena adanya dugaan bahwa band ini mendukung gerakan LGBT, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui platform publik maupun media sosial.
Menurut Ketua MUI Medan, Hasan Matsum, konser atau pertunjukan musik tidak menjadi masalah selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama. Namun, jika diduga mengandung unsur kampanye atau normalisasi LGBT, maka mereka berkewajiban untuk menyuarakan penolakan. Pernyataan serupa juga datang dari sejumlah ormas dan tokoh politik lokal.
Pemerintah Daerah Tak Mengeluarkan Larangan
Menanggapi kabar pembatalan konser, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Ody Anggia Batubara, menyatakan bahwa tidak ada larangan resmi dari pemerintah kota terhadap penyelenggaraan konser Honne. Ia menjelaskan bahwa keputusan pembatalan datang dari pihak penyelenggara setelah menerima masukan dari berbagai pihak, termasuk ormas Islam yang sempat mengirimkan surat kepada Wali Kota.
Pemkot Medan tetap mendukung pelaksanaan kegiatan berskala nasional maupun internasional di kota tersebut, selama tetap menghormati nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.
“Kami tidak mengintervensi. Kami hanya menyampaikan agar setiap pihak waspada terhadap informasi yang beredar dan memastikan semua kegiatan sesuai aturan,” jelas Ody.
Penonton Kecewa, Honne Beri Harapan
Pembatalan konser tentu menjadi kabar mengecewakan bagi para penggemar Honne di Medan. Banyak yang sudah membeli tiket dan menantikan penampilan langsung duo asal London tersebut. Meski demikian, Honne tetap berkomitmen menjaga hubungan baik dengan penggemarnya di Indonesia. Mereka berharap suatu hari dapat kembali dan menggelar konser yang tertunda.

















