Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Mahasiswa Wajib Tahu! Cara Membuat Keterbaharuan Penelitian yang Tepat

Riyan by Riyan
11 Januari 2026
in Artikel, Informasi, Pendidikan
0
Mahasiswa Wajib Tahu! Cara Membuat Keterbaharuan Penelitian yang Tepat

Mahasiswa Wajib Tahu! Cara Membuat Keterbaharuan Penelitian yang Tepat

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa Wajib Tahu! Cara Membuat Keterbaharuan Penelitian yang Tepat

Keterbaharuan atau novelty menjadi aspek krusial dalam setiap penelitian akademik. Mahasiswa sering kali bingung bagaimana menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan benar-benar baru dan relevan.

Padahal, tanpa elemen keterbaharuan, penelitian bisa dianggap hanya mengulang apa yang sudah ada, sehingga kurang menarik bagi dosen pembimbing atau reviewer jurnal.

Keterbaharuan tidak selalu berarti menemukan fenomena yang sama sekali baru. Keterbaharuan bisa muncul dari pendekatan baru, metode berbeda, data yang lebih lengkap, atau aplikasi praktis dari teori yang sudah ada.

Dengan memahami konsep ini, mahasiswa dapat menekankan nilai unik penelitian mereka dan meningkatkan peluang diterima di jurnal maupun program beasiswa.



Menentukan Fokus dan Masalah Penelitian

Langkah pertama dalam menciptakan keterbaharuan adalah menentukan fokus yang jelas. Peneliti harus mulai dengan pertanyaan riset spesifik dan relevan dengan bidang studinya. Fokus yang jelas membantu mengidentifikasi gap penelitian yang dapat diisi dengan kontribusi baru.

Setelah menentukan fokus, mahasiswa perlu menganalisis penelitian terdahulu secara kritis. Carilah celah atau aspek yang belum dibahas secara mendalam, atau temukan kontradiksi antara hasil penelitian sebelumnya. Gap ini akan menjadi landasan untuk membangun elemen keterbaharuan.



Menganalisis Penelitian Sebelumnya

Meneliti literatur sebelumnya adalah langkah wajib. Mahasiswa harus membaca jurnal, buku, dan publikasi terbaru untuk memahami perkembangan ilmu terkini. Analisis ini memungkinkan peneliti menilai metode, data, atau teori yang sudah digunakan, sekaligus mengidentifikasi peluang untuk inovasi.

Dalam proses ini, buat catatan khusus tentang apa yang sudah ada dan apa yang masih kurang. Misalnya, jika penelitian terdahulu menggunakan sampel kecil, mahasiswa bisa menambahkan sampel lebih besar.

Jika penelitian sebelumnya hanya bersifat teoritis, mahasiswa bisa menambahkan implementasi praktis. Perbedaan-perbedaan kecil ini dapat menjadi keterbaharuan yang signifikan.



Memilih Pendekatan atau Metode yang Inovatif

Salah satu cara paling efektif menambahkan keterbaharuan adalah dengan menggunakan metode atau pendekatan berbeda. Misalnya, penelitian kuantitatif bisa dikombinasikan dengan analisis kualitatif, atau metode eksperimen bisa diterapkan pada konteks baru.

Mahasiswa perlu memastikan bahwa metode yang dipilih relevan dengan pertanyaan penelitian dan dapat memberikan jawaban lebih baik daripada penelitian terdahulu. Pendekatan inovatif ini akan menjadi nilai jual utama dalam proposal penelitian atau artikel jurnal.

Menonjolkan Kontribusi Penelitian bagi Ilmu dan Praktik

Keterbaharuan penelitian tidak hanya soal hal baru secara teori, tetapi juga manfaat praktis. Mahasiswa harus mampu menjelaskan bagaimana penelitian mereka memberikan kontribusi baru bagi pengembangan ilmu, kebijakan, atau praktik profesional.

Misalnya, penelitian tentang strategi pemasaran UMKM bisa menambahkan model baru yang lebih efektif, atau penelitian lingkungan bisa menawarkan solusi yang lebih efisien dalam pengelolaan sampah. Dengan menekankan kontribusi nyata, keterbaharuan penelitian menjadi lebih jelas dan berdampak.



Menggunakan Data dan Sumber Terbaru

Data yang mutakhir memperkuat klaim keterbaharuan. Mahasiswa disarankan menggunakan data terbaru, baik dari survei lapangan, database resmi, maupun literatur terkini. Data yang relevan dan terbaru akan membuat penelitian terasa lebih valid dan kredibel.

Selain itu, data yang fresh memungkinkan mahasiswa menemukan pola atau fenomena baru yang sebelumnya belum diidentifikasi. Hal ini menambah nilai kebaruan dan membuat penelitian lebih menarik bagi reviewer.

Menyusun Narasi Keterbaharuan dalam Proposal atau Artikel

Setelah mengidentifikasi gap dan menyiapkan metode inovatif, mahasiswa perlu menyusun narasi keterbaharuan dengan jelas. Dalam proposal atau artikel, bagian ini harus secara eksplisit menjelaskan apa yang membedakan penelitian dari studi terdahulu.

Gunakan bahasa yang tegas namun ringkas, misalnya: “Penelitian ini berbeda karena…”, atau “Keterbaharuan penelitian terletak pada…”. Narasi yang jelas akan memudahkan reviewer memahami nilai unik penelitian dan meningkatkan peluang diterima.



Menghindari Keterbaharuan Semu

Keterbaharuan semu terjadi ketika mahasiswa mencoba terdengar inovatif, tetapi sebenarnya hanya mengulang penelitian lama dengan sedikit perubahan kosmetik. Hal ini mudah terdeteksi oleh reviewer dan dapat merusak kredibilitas.

Untuk menghindarinya, pastikan setiap elemen yang diklaim sebagai baru benar-benar memberikan kontribusi yang signifikan, baik dari sisi teori, metode, maupun aplikasi praktis. Lakukan validasi dengan dosen pembimbing atau kolega yang kompeten di bidang tersebut.

Kesimpulan

Menciptakan keterbaharuan penelitian memerlukan analisis kritis, kreativitas, dan pemahaman mendalam terhadap literatur. Mahasiswa harus menentukan fokus yang jelas, mengidentifikasi gap penelitian, memilih metode inovatif, serta menekankan kontribusi nyata.

Dengan pendekatan yang tepat, keterbaharuan penelitian bukan sekadar jargon akademik, tetapi menjadi fondasi karya yang relevan, kredibel, dan berdaya saing tinggi. Mahasiswa yang mampu menunjukkan nilai baru dalam penelitiannya akan lebih mudah diterima di jurnal, program beasiswa, dan berbagai kompetisi ilmiah.



Tags: cara membuat novelty penelitianide penelitian baruketerbaharuan penelitianmenulis penelitian layak diterimanovelty penelitian akademikpenelitian kreatif mahasiswastrategi penelitian mahasiswatips penelitian inovatif

Related Posts

BPJS Kesehatan: Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung
Artikel

BPJS Kesehatan: Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung

2 Februari 2026
Cek Harga Emas Antam Terbaru Secara Online, Ini Cara dan Ketentuannya
Artikel

Harga Emas Antam Bangkit Tajam! Naik Rp167 Ribu Setelah Terpuruk

2 Februari 2026
Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Berita

Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

1 Februari 2026
Next Post
Gaji Kurang? Passive Income Bisa Jadi Solusinya

Gaji Kurang? Passive Income Bisa Jadi Solusinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Liga 1 : Diterjang Singo Edan, Anak Asuh Butler Kian Merana

28 Oktober 2018
Cek Status PIP 2025 Tahap 3 Online, Hanya Butuh NIK dan NISN

Cek Status PIP 2025 Tahap 3 Online, Hanya Butuh NIK dan NISN

23 Oktober 2025

Masih Banyak Pekerja Belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

19 Desember 2018
Di Tanjungbalai, Toko Sembako Dilalap si Jago Merah

Di Tanjungbalai, Toko Sembako Dilalap si Jago Merah

3 April 2019

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.