Mahasiswa Wajib Tahu! Ini Daftar AI yang Bisa Bantu Kamu Menyelesaikan Skripsi
Bagi banyak mahasiswa, menyusun skripsi sering kali menjadi tahap paling menegangkan menjelang kelulusan, dan tidak banyak juga mahasiswa yang frustasi akibat penyelesai tugas akhir ini.
Tantangan tidak hanya datang dari pencarian ide penelitian, tetapi juga dari proses penulisan, penyusunan referensi, hingga analisis data. Semua tahap tersebut membutuhkan waktu, konsistensi, dan ketelitian tinggi.
Namun, di era digital seperti sekarang, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) hadir untuk mempermudah perjalanan akademik mahasiswa.
Berbagai platform AI kini mampu membantu mahasiswa dalam menulis skripsi dengan lebih cepat, efisien, dan rapi.
Mulai dari menemukan ide penelitian, memperbaiki tata bahasa, mengelola referensi, hingga mencegah plagiarisme.
Berikut ini adalah daftar AI yang bisa kamu manfaatkan agar proses penyusunan skripsimu berjalan lancar dan hasilnya maksimal.
ChatGPT – Asisten Cerdas Penulis Skripsi
ChatGPT menjadi salah satu AI paling populer di kalangan mahasiswa. Alat ini bisa kamu gunakan untuk mencari ide penelitian, membuat kerangka skripsi, hingga menulis paragraf akademik dengan gaya bahasa formal.
ChatGPT bekerja seperti asisten virtual yang siap memberikan saran dan masukan berdasarkan perintah (prompt) yang kamu tulis.
Agar hasilnya maksimal, tentunya anda harus memberikan instruksi yang jelas dan spesifik, instruksi tersebut harus mudah dipahami agar hasil yang didapatkan juga maksimal.
Misalnya, tulis “buatkan latar belakang penelitian tentang penggunaan media sosial dalam promosi UMKM” atau “tolong susun rumusan masalah untuk penelitian kuantitatif tentang literasi digital mahasiswa.”
Dengan perintah yang detail, ChatGPT akan menghasilkan teks yang relevan dan bisa kamu kembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan kampusmu.
Grammarly – Penjaga Kualitas Bahasa Tulisan
Bagi mahasiswa yang menulis skripsi dalam bahasa Inggris atau bilingual, Grammarly wajib dicoba. AI ini mampu memeriksa grammar, ejaan, tanda baca, dan kejelasan kalimat secara otomatis.
Grammarly juga memberikan saran untuk memperbaiki struktur kalimat agar tulisan lebih mudah dibaca dan sesuai dengan standar akademik.
Langkah awalnya sederhana: pasang ekstensi Grammarly di browser atau gunakan langsung melalui aplikasinya.
Setiap kali kamu menulis, Grammarly akan menandai bagian yang perlu diperbaiki dan menawarkan rekomendasi perbaikan.
Versi premiumnya bahkan bisa menyesuaikan gaya penulisan akademik, sehingga hasil tulisanmu tampak profesional dan bebas dari kesalahan bahasa.
Mendeley – Alat Cerdas Pengatur Sitasi dan Referensi
Salah satu bagian tersulit dalam menulis skripsi adalah menyusun daftar pustaka dan sitasi. Mendeley hadir sebagai solusi untuk memudahkan pekerjaan itu.
AI ini berfungsi sebagai pengelola referensi otomatis yang membantu mahasiswa menyusun kutipan dan daftar pustaka sesuai dengan format penulisan yang berlaku seperti APA, MLA, atau Chicago.
Langkah penggunaannya cukup mudah. Setelah mengunduh Mendeley, kamu bisa menambahkan file jurnal atau buku dalam format PDF.
Mendeley akan otomatis membaca metadata seperti nama penulis, tahun terbit, dan judul. Selanjutnya, kamu dapat menyisipkan sitasi langsung ke dalam dokumen Word hanya dengan beberapa klik.
Hasilnya, daftar pustakamu menjadi lebih rapi dan konsisten tanpa perlu pengetikan manual.
QuillBot – Solusi Parafrase Kalimat agar Bebas Plagiarisme
Plagiarisme adalah salah satu hal yang paling dihindari dalam penulisan akademik, dimana sebelum mempublish atau mengumpulkan karya ilmiah, kampus akan mengecek tingkat kemiripan yang ada.
Untuk mencegahnya, mahasiswa bisa memanfaatkan QuillBot, AI yang dirancang khusus untuk melakukan parafrase kalimat tanpa mengubah makna aslinya.
Sebelum menggunakan QuillBot, pastikan kamu memahami teks yang ingin diubah. Masukkan paragraf tersebut ke dalam kolom QuillBot, lalu pilih mode “Formal” agar hasilnya tetap sesuai dengan gaya akademik.
Dalam hitungan detik, QuillBot akan menyusun ulang kalimat dengan struktur yang berbeda namun tetap mempertahankan arti yang sama.
Cara ini membantu kamu menulis ulang teori, hasil penelitian, atau literatur tanpa takut dianggap menyalin.
Google Scholar dan Semantic Scholar – Mesin Pencari Jurnal Akademik
Menemukan referensi ilmiah yang kredibel adalah langkah penting dalam menulis skripsi, banyak dari mahasiswa yang masih kesulitan dalam mencari refrensi yang sesuai dengan tema penelitian yang diangkat.
Google Scholar dan Semantic Scholar dapat membantu mahasiswa mencari artikel, jurnal, atau buku akademik yang relevan dengan topik penelitian.
Untuk hasil yang akurat, gunakan kata kunci yang spesifik sesuai bidang studimu. Misalnya, “pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan” atau “analisis perilaku konsumen generasi Z.”
Setelah menemukan jurnal yang sesuai, periksa jumlah sitasi untuk menilai kualitas sumber tersebut. Kamu juga bisa menggunakan fitur “related articles” untuk menemukan riset serupa yang mendukung pembahasan.
Kesimpulan
Kehadiran berbagai alat berbasis kecerdasan buatan telah mengubah cara mahasiswa menulis skripsi, banyak kemudahan yang didapatkan saat ini.
ChatGPT membantu merancang ide dan kerangka tulisan, Grammarly menjaga kualitas bahasa, Mendeley mengelola referensi, QuillBot menghindari plagiarisme, dan Google Scholar mencari literatur ilmiah.
Namun, mahasiswa perlu bijak menggunakan AI. Gunakan alat-alat ini sebagai pendukung proses belajar dan penulisan, bukan sebagai jalan pintas.
Integritas akademik tetap harus dijaga agar hasil karya ilmiah tetap orisinal, bermakna, dan berkualitas.
Dengan memanfaatkan teknologi secara tepat, kamu bisa menyelesaikan skripsi lebih cepat tanpa kehilangan esensi dari proses ilmiah itu sendiri.
















