Mengenal Wisata Bukit Lawang, Destinasi Wisata Terbaik di Sumatera Utara Sejak Tahun 1973
Apakah kamu sedang mencari destinasi alam yang indah untuk berlibur di Sumatera Utara? Wisata Bukit Lawang menjadi pilihan yang tepat bagi pecinta ekowisata dan petualangan.
Tempat ini terkenal sejak tahun 1973 sebagai pusat rehabilitasi orangutan Sumatra. Selain itu, keindahan alam dan ragam aktivitas wisata membuat wisatawan terus datang setiap tahun. Simak daya tarik, akses, sejarah, dan aktivitas serunya di sini.
Sejarah Singkat dan Perkembangan Wisata Bukit Lawang
Pusat rehabilitasi orangutan di Bukit Lawang mulai beroperasi pada tahun 1973 untuk melindungi dan merawat orangutan hasil sitaan perdagangan ilegal. Pengelola pusat tersebut mempersiapkan orangutan agar mampu kembali hidup di habitat alaminya.
Namun, banjir bandang pada tahun 2003 menghancurkan kawasan ini dan merusak infrastruktur wisata, rumah penduduk, serta berbagai fasilitas pendukung.
Berbagai organisasi internasional dan pemerintah memberikan bantuan untuk membangun kembali Bukit Lawang. Berkat dukungan tersebut, kawasan ini kembali menjadi destinasi wisata unggulan. Selain itu, pengelola dan masyarakat terus mengembangkan Bukit Lawang sebagai ekowisata ramah lingkungan, sehingga kawasan ini kini dikenal sebagai contoh pengelolaan wisata alam yang lestari dan bertanggung jawab.
Lokasi dan Akses Bukit Lawang
Bukit Lawang terletak sekitar 80 kilometer dari Kota Medan dan 68 kilometer dari Binjai. Perjalanan darat ke lokasi membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam, melalui jalan yang menghubungkan dengan kecamatan Bohorok.
Selain itu, Bukit Lawang sangat mudah diakses oleh wisatawan domestik dan internasional yang ingin menikmati wisatanya yang natural dan edukatif.
Daya Tarik Wisata Bukit Lawang
Daya tarik wisata utama Bukit Lawang berpusat pada ekowisata dan petualangan di tengah hutan tropis yang lebat, serta kesempatan unik untuk melihat orangutan sumatera di habitat alaminya.
Konservasi dan Satwa Liar Pusat Rehabilitasi Orangutan
Daya tarik paling terkenal adalah pusat rehabilitasi orangutan yang telah beroperasi sejak 1973. Tempat ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat orangutan yang diselamatkan dan menjalani rehabilitasi sebelum dilepasliarkan kembali ke alam liar.
Flora dan Fauna Khas
Bukit Lawang merupakan pintu gerbang utama menuju Taman Nasional Gunung Leuser. Selain orangutan, wisatawan juga dapat menjumpai berbagai satwa liar lain, seperti monyet kedih, gajah, dan harimau (meskipun jarang terlihat), serta melihat bunga Rafflesia arnoldii.
Petualangan di Alam Terbuka
- Jungle TrekkingPengunjung dapat melakukan trekking hutan selama beberapa jam hingga beberapa hari. Selain melihat orangutan, trekking ini juga menawarkan pengalaman mendalam di hutan hujan tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati.
- River Tubing dan Arung JeramSungai Bahorok yang jernih dan berarus menantang menawarkan pengalaman seru dengan menggunakan ban dalam (river tubing) atau perahu karet. Ini menjadi aktivitas populer untuk menikmati keindahan alam dari sungai.
Menjelajahi Gua Kelelawar
Terdapat gua kelelawar yang dapat dieksplorasi oleh para petualang. Kunjungan ke gua ini sering kali menjadi bagian dari paket trekking hutan.
Pengalaman Budaya dan Sosial
Para pengunjung dapat berjalan-jalan di sekitar desa dan berinteraksi langsung dengan penduduk setempat yang dikenal ramah. Hal ini memberikan wawasan tentang kehidupan pedesaan di kawasan tersebut.
Banyak kafe dan penginapan sederhana yang berjejer di tepi sungai, menawarkan suasana santai untuk bersantai dan menikmati pemandangan alam.
Fasilitas di Wisata Bukit Lawang
Untuk mendukung kebutuhan wisatawan, sejumlah fasilitas telah tersedia, seperti:
- Homestay dan eco-lodge
- Restoran dan kafe tepi sungai
- Pemandu wisata resmi
- Area parkir dan pusat informasi wisata
Dengan fasilitas tersebut, wisatawan semakin mudah menikmati pengalaman liburan di Wisata Bukit Lawang.

















