Niat dan Tata Cara Shalat Dhuha Lengkap dengan Keutamaannya
Buat kamu yang pengen mulai nambah amalan sunnah tapi nggak tahu dari mana, shalat dhuha bisa jadi langkah awal yang pas banget.
Waktunya fleksibel, gerakannya ringan, tapi pahalanya luar biasa.
Banyak orang bilang, shalat dhuha itu “investasi pagi” yang bikin hati tenang dan rezeki lancar.
Yuk, kenali niat, tata cara, dan keutamaan shalat dhuha biar makin semangat ngerjainnya!
Waktu dan Jumlah Rakaat Shalat Dhuha
Shalat dhuha dilakukan setelah matahari terbit hingga menjelang waktu zuhur.
Waktu terbaiknya biasanya sekitar pukul 07.00–10.00 pagi, ketika sinar matahari mulai terasa hangat.
Jumlah rakaatnya minimal dua dan maksimal dua belas, dikerjakan dua rakaat sekali salam.
Kamu bebas menentukan sesuai kemampuan — yang penting konsisten.
Bahkan Rasulullah ﷺ nggak pernah meninggalkan dhuha, meski sedang sibuk berdakwah.
Niat Shalat Dhuha
Niat cukup dibaca di dalam hati, tapi boleh juga dilafalkan sebelum takbiratul ihram.
Berikut bacaan niatnya:
أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallī sunnatad-dhuhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”
Kamu bisa menyesuaikan niat jika mengerjakan lebih dari dua rakaat, misalnya empat, enam, delapan, atau dua belas rakaat.
Tata Cara Shalat Dhuha
Tata cara shalat dhuha sama seperti shalat sunnah pada umumnya. Berikut langkah-langkahnya:
- Niat di dalam hati.
- Takbiratul ihram sambil mengangkat tangan.
- Membaca surat Al-Fatihah, dilanjutkan surat pilihan (biasanya Asy-Syams atau Ad-Dhuha).
- Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu berdiri untuk rakaat kedua.
- Setelah rakaat kedua, lakukan tasyahhud akhir dan salam.
Selesai shalat, perbanyaklah dzikir dan doa. Rasulullah ﷺ menganjurkan membaca doa agar dimudahkan rezeki dan dijauhkan dari kesulitan.
Keutamaan Shalat Dhuha
Banyak hadis menyebutkan keutamaan luar biasa dari shalat dhuha. Di antaranya:
- Menggugurkan dosa. Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa rutin shalat dhuha, dosa-dosanya akan diampuni meski sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi).
- Dibukakan pintu rezeki. Dhuha dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan. Banyak yang merasakan rezeki jadi lebih lancar setelah rutin melakukannya.
- Mendapat pahala sedekah. Dalam satu hadis, Nabi ﷺ bersabda bahwa setiap sendi manusia harus bersedekah setiap hari, dan dua rakaat dhuha sudah cukup menggantikannya.
- Mendekatkan diri pada Allah. Dhuha bikin hati lebih damai dan pikiran lebih fokus sebelum menjalani aktivitas harian.
Penutup
Shalat dhuha nggak perlu lama dan nggak butuh tempat khusus.
Dua rakaat aja udah cukup buat membuka pintu berkah dari Allah.
Coba mulai dari yang kecil, tapi rutin. Karena yang paling dicintai Allah bukan yang banyak tapi yang istiqamah.
Jadi, sebelum sibuk dengan rutinitas, sempatkan shalat dhuha biar hari kamu nggak cuma produktif, tapi juga penuh keberkahan
















