Vihara Satya Buddha Visudhi Marga yang berada di Jalan Pabrik Tenun, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kota Medan, memiliki sebuah patung Patmakumara dengan tinggi mencapai tujuh meter. Rupang tersebut berada di altar utama vihara dan menjadi salah satu ikon yang menarik perhatian umat maupun masyarakat.
Patung Patmakumara tersebut diketahui memiliki ukuran yang tidak biasa dibandingkan rupang sejenis di tempat lain. Pihak vihara bahkan mengklaim bahwa patung tersebut merupakan yang terbesar di dunia untuk kategori rupang Patmakumara.
Penasihat Vihara Satya Buddha Visudhi Marga, Hasan Wijaya, menjelaskan posisi dan makna patung tersebut saat ditemui di lokasi. Ia menerangkan bahwa rupang Patmakumara memiliki peran penting dalam altar utama vihara.
“Oh, untuk rupang yang di tengah ini, dalam sebutan kita itu seperti disebut dengan idam utama ya untuk altar kita itu merupakan patung Patmakumara. Ya, Patmakumara itu sendiri adalah penjelmaan dari Amitabha Buddha,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai ukuran rupang tersebut, Hasan menyebutkan bahwa patung Patmakumara memiliki tinggi yang cukup signifikan. Ukuran tersebut membuatnya terlihat menonjol dibandingkan rupang lainnya di dalam vihara.
“Tinggi rupang ini setinggi 7 meter,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hasan mengungkapkan bahwa rupang Patmakumara yang berada di vihara tersebut diklaim sebagai yang terbesar untuk jenisnya. Klaim tersebut disampaikan berdasarkan perbandingan dengan rupang Patmakumara di tempat lain.
“Kalau untuk rupang Patmakumara itu sendiri untuk saat ini mungkin di dunia paling besar. Kalau untuk yang rupang Patmakumara ya, lain kalau yang rupangnya yang lainnya yang lebih besar lagi sebenarnya banyak. Cuman untuk khusus Patmakumara di Medan ini yang paling besar,” pungkasnya.
Keberadaan patung Patmakumara setinggi tujuh meter ini tidak hanya menjadi simbol spiritual bagi umat, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Vihara Satya Buddha Visudhi Marga di Kota Medan.















