PSMS Medan mulai melakukan langkah strategis dalam bursa transfer Januari 2026 dengan menyiapkan perombakan besar di dalam tim. Setelah mendatangkan sejumlah pemain baru, manajemen klub juga memastikan akan melepas beberapa pemain dalam waktu dekat.
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran skuad guna meningkatkan performa tim pada sisa kompetisi, menyusul hasil evaluasi menyeluruh yang telah dilakukan sejak putaran pertama bergulir.
Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengungkapkan bahwa jumlah pemain yang akan meninggalkan tim cukup banyak.
“Gambaran saya bakal ada 8 sampai 9 pemain yang bakal keluar,” ujar Fendi, Jumat (9/1/2025) pagi.
Ia menjelaskan bahwa jumlah pemain yang dilepas akan diimbangi dengan perekrutan pemain baru dalam jumlah yang relatif sama.
“Ada, tunggu saja. Ya yang masuk juga sekitar segitu (8-9 pemain),” ucapnya.
Lebih lanjut, Fendi menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan hasil pertimbangan mendadak. Proses evaluasi telah dimulai sejak Desember 2025 dan diperkuat dengan penilaian akhir setelah pertandingan melawan Persikad Depok.
“Ya pembelian pemain memang berdasarkan hasil evaluasi dari tim kepelatihan. Sebenarnya dari Desember kemarin kita sudah ada evaluasi, walaupun evaluasi final kemarin saat lawan Persikad Depok,” tuturnya.
Menurutnya, aspek utama yang menjadi tolok ukur adalah perkembangan individu pemain sejak awal musim kompetisi.
“Jadi kita lihat dari putaran pertama, mana yang improve (berkembang) dan mana yang enggak. Jadi memang sudah kita persiapkan semuanya,” kata Fendi.
Sebagai bagian dari langkah perombakan tersebut, PSMS Medan sebelumnya telah resmi memperkenalkan enam pemain anyar pada Januari 2026, yakni Adlin Cahya, Ahmad Walid, Abdul Zaki Alim, Muhammad Fazri, Husein Anshori, dan Dani Saputra.
















