Persiapan Kurban Idul Adha 2025: Panduan Lengkap Memilih Hewan hingga Cara Menyembelih Sesuai Syariat
Idul Adha 1446 H diperkirakan akan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025. Menyambut hari besar ini, umat Islam di seluruh dunia bersiap menjalankan salah satu ibadah paling mulia, yaitu kurban. Lebih dari sekadar menyembelih hewan ternak, kurban adalah bentuk pengabdian kepada Allah SWT dan wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
Agar ibadah ini dijalankan sesuai tuntunan agama, penting untuk memahami secara menyeluruh mulai dari kriteria hewan kurban yang sah, kisaran harga di tahun 2025, hingga cara penyembelihan yang sesuai dengan ajaran Islam.
Makna Kurban: Pengorbanan dan Ketaatan
Kurban merupakan ibadah tahunan yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Zulhijah dan selama tiga hari Tasyrik setelahnya (11–13 Zulhijah). Praktik ini merujuk pada kisah Nabi Ibrahim AS yang dengan tulus bersedia mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, demi menaati perintah Allah. Sebagai balasan atas keikhlasannya, Allah mengganti putranya dengan seekor hewan sembelihan.
Dalam QS. Al-Kautsar ayat 2, Allah SWT memerintahkan:
“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”
Nabi Muhammad SAW pun bersabda:
“Tak ada amalan yang paling dicintai Allah pada hari Idul Adha selain menyembelih hewan kurban.” (HR. Tirmidzi)
Syarat Hewan Kurban: Usia dan Kondisi Fisik
Agar kurban diterima secara syar’i, hewan yang disembelih harus memenuhi syarat tertentu, baik dari segi umur maupun kondisi kesehatannya.
Ketentuan Umur Hewan:
- Unta: minimal berusia 5 tahun
- Sapi: minimal 2 tahun
- Domba/Biri-biri: 1 tahun, atau minimal 6 bulan bila sulit mendapatkan yang lebih tua
- Kambing biasa: minimal 1 tahun
Hewan yang Tidak Diperbolehkan untuk Kurban:
- Mengalami kebutaan yang nyata
- Menderita penyakit serius
- Pincang dengan kondisi terlihat jelas
- Sangat kurus dan tidak memiliki daging yang layak
Menurut ulama Mazhab Syafi’i, termasuk Sayyid Sa’id Ba’asyin dan Syekh Sulaiman al-Bujairami, hewan yang sedang hamil tidak sah untuk dikurbankan, karena kualitas dagingnya dinilai kurang layak dan bisa menurunkan nilai ibadah kurban.
Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Sesuai Sunnah
Menyembelih hewan kurban adalah bagian penting dari ibadah yang perlu dilakukan dengan tata cara yang benar:
Menggunakan Alat Tajam
Hewan harus disembelih dengan alat yang sangat tajam untuk meminimalkan rasa sakit. Rasulullah SAW bersabda:
“Jika kalian menyembelih, lakukanlah dengan cara terbaik. Tajamkan alat sembelih kalian dan tenangkan hewan tersebut.” (HR. Muslim)
Menghadap ke Kiblat
Hewan disarankan dibaringkan ke sisi kiri dan diarahkan ke kiblat, sebagai simbol bahwa kurban dilakukan karena Allah semata.
Membaca Doa Kurban
Bacaan yang dianjurkan:
“Ya Allah, hewan ini berasal dari-Mu dan untuk-Mu. Maka terimalah kurban ini dariku, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
Memotong dengan Benar
Tiga bagian penting yang harus dipotong:
- Tenggorokan (saluran napas)
- Kerongkongan (saluran makan)
- Dua urat besar di leher
Proses ini harus dilakukan secara cepat dan penuh belas kasih, serta tidak dilakukan di hadapan hewan lain.

















