Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran Maut di Medan, Ditemukan Senjata Tajam dan Panah Beracun
Pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus tawuran maut di Medan yang terjadi pada Minggu, 7 September 2025 lalu.
Dalam operasi gabungan yang melibatkan Polres Pelabuhan Belawan dan personel Brimob Polda Sumut, sebanyak lima pemuda ditangkap karena diduga terlibat dalam bentrokan mematikan tersebut.
Kelima terduga pelaku berinisial RM (18), APP (20), RS (23), ACP (19), dan HN (20) diamankan di dua lokasi berbeda di wilayah Medan.\
Penangkapan Dilakukan Bertahap di Marelan dan Belawan
Plt. Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Wahyudi Rahman, melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, menjelaskan bahwa proses penangkapan dilakukan dalam dua tahap:
- Pada Selasa malam (16/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, tiga pelaku pertama yaitu RM, APP, dan RS berhasil diamankan oleh Unit Pidum Satreskrim di Kelurahan Tanah 600, Marelan.
- Kemudian, setelah dilakukan interogasi awal, tim mengembangkan kasus dan berhasil menangkap dua pelaku lainnya, ACP dan HN, di Jalan Selebes, Belawan sekitar pukul 00.30 WIB, dibantu oleh personel Brimob.
Polisi Sita Senjata Tajam dan Panah Beracun
Dalam proses penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan berbagai senjata berbahaya yang diduga digunakan dalam aksi tawuran berdarah:
- 7 bilah senjata tajam jenis kelewang
- 4 pelontar panah
- 6 anak panah beracun
Barang bukti ini semakin menguatkan dugaan keterlibatan kelima tersangka dalam peristiwa tawuran brutal yang menewaskan korban.
“Barang bukti yang kami temukan sangat berbahaya dan mengindikasikan bahwa aksi ini memang direncanakan dan bersifat mematikan,” ujar Kompol Jan Piter, Rabu (17/9/2025).
Kelima Pelaku Masih Diperiksa, Proses Hukum Berlanjut
Hingga saat ini, seluruh pelaku masih dalam proses pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mengungkap peran masing-masing dalam aksi tawuran.
Polisi menegaskan akan memproses kasus ini hingga tahap penyidikan lebih lanjut sesuai dengan hukum pidana yang berlaku.
Polisi Imbau Warga Medan Waspada dan Hindari Tawuran
Kompol Jan Piter juga mengingatkan warga, khususnya di wilayah Medan Utara dan Belawan, untuk tidak mudah terprovokasi dan menghindari tindakan kekerasan.
Ia meminta masyarakat segera melapor jika melihat indikasi tawuran atau gangguan keamanan.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga situasi tetap kondusif. Tawuran bukan solusi, justru hanya menimbulkan korban dan kerugian bersama,” tegasnya.
















