Cara Cek Penerima Program PKH
Program PKH 2025 merupakan bagian dari upaya pemerintah menurunkan angka kemiskinan melalui bantuan bersyarat yang mencakup beberapa kategori seperti ibu hamil, anak usia dini, pelajar, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.
Dilansir Instagram resmi @kemensosri, pemerintah menjadwalkan pencairan bansos PKH per tiga bulan sekali. Penerima bansos akan mendapatkan dana bantuan sebanyak empat kali dalam setahun. Saat ini, pencairan memasuki tahap keempat untuk bulan Oktober, November, dan Desember.
Bulan Desember 2025 menjadi momen yang sangat dinanti bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Sebagai bulan penutup tahun, pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap akhir (Tahap 4) biasanya dirampungkan pada periode ini.
Baca Juga : Penerima Bansos PKH Desember 2025, Ini Cara Ceknya
Memahami PKH di Tahun 2025
Sebelum masuk ke teknis pengecekan, penting untuk memahami konteks Program PKH di tahun 2025. Program ini masih menjadi pilar utama Kementerian Sosial (Kemensos) dalam menanggulangi kemiskinan. Di tahun 2025, integrasi data melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) semakin diperketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Bansos PKH tidak diberikan kepada semua orang, melainkan hanya kepada keluarga yang memenuhi kriteria khusus dan terdaftar dalam DTKS. Bantuan ini bertujuan untuk membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak-anak terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan yang lebih baik.
Nominal Bansos PKH Desember 2025
Untuk nominal Program PKH 2025 yang diberikan pemerintah berbeda-beda. Terdapat delapan kategori penerima bansos PKH dengan besaran dana sesuai kebutuhan masing-masing. Berikut ini rincian nominal bantuan PKH:
- Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap
- Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
- Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)
Penyaluran dana bantuan program PKH 2025 dilakukan melalui bank Himbara dan kantor pos. Proses pencairan bantuan biasanya dilakukan secara berkala.
Penerima perlu mengecek secara terus-menerus sehingga dapat mengetahui uang bantuan telah dikirim ke rekening. Apabila dana sudah diterima, dapat segera mengambilnya di bank Himbara atau kantor pos.
Cara Cek Bansos PKH Lewat HP
Ada dua cara mengecek Program PKH Desember 2025 sudah cair atau belum. Kedua cara ini dapat diakses dengan HP sehingga mudah untuk dilakukan. Adapun kedua caranya sebagai berikut:
Melalui Situs Resmi Kemensos
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan situs khusus untuk mengelola bansos, termasuk PKH. Situs tersebut bernama Cek Bansos Kemensos. Berikut ini tata cara ceknya:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan nama wilayah mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan tempat tinggal
- Masukkan nama penerima sesuai KTP
- Ketik 4 huruf yang tertera pada kolom
- Klik tombol “Cari Data”
Tunggu beberapa saat hingga sistem memunculkan status dan jenis bansos yang diterima
Cek Program PKH 2025 Melalui Aplikasi
Sebelum mengecek pencairan bansos, penerima harus mengunduh terlebih dahulu aplikasi Cek Bansos di Appstore atau Play Store. Setelah aplikasi terinstal, ikuti langkah-langkah ini:
- Buka aplikasi Cek Bansos
- Masuk menggunakan username dan password
- Jika belum ada akun, lakukan registrasi dengan mengisi data lengkap
- Jika sudah masuk, klik menu “Cek Bansos”
- Masukkan data wilayah tempat tinggal pada form yang muncul
- Masukkan nama penerima bansos sesuai KTP
- Isi kode verifikasi
- Klik “Cari Data”
- Tunggu beberapa saat sampai hasil pencocokan data dengan daftar penerima muncul
Kesimpulan
Itulah rangkuman cek bansos PKH Desember 2025 untuk pencairan tahap terakhir.

















