PSMS Medan resmi mengganti pelatih setelah rentetan hasil yang belum memuaskan di kompetisi berjalan. Manajemen menunjuk Eko Purdjianto untuk menggantikan Kas Hartadi yang sebelumnya menjadi pelatih.
Pengumuman pergantian pelatih disampaikan melalui unggahan resmi Instagram @official_psmsmedan. Dalam unggahan tersebut tertulis pesan, “Welcome Coach @epurjianto. All the best, we fight till the end!”.
Eko Purdjianto lahir pada 1 Februari 1976 dan dikenal sebagai mantan pemain Tim Nasional Indonesia. Ia berposisi sebagai bek dan pernah membela klub seperti PSPS Pekanbaru, Pelita Jaya, dan PSIS Semarang.
Selama aktif bermain, Eko mencatatkan pengalaman internasional bersama Timnas Senior. Ia tampil di Piala Tiger 1996 di Singapura, Piala Tiger 2000 di Thailand, serta sejumlah laga kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.
Bersama Timnas Indonesia, Eko turut mengukir prestasi. Ia menjadi bagian tim juara Piala Kemerdekaan 2000 dan LG Cup di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 2001.
Karier bermain Eko tidak selalu berjalan lancar akibat cedera lutut berkepanjangan. Cedera tersebut memaksanya pensiun dini sebagai pemain profesional pada usia 31 tahun.
Di tingkat klub, Eko juga pernah memperkuat Persema Malang dan Persitara Jakarta Utara. Ia merupakan alumni program PSSI Primavera yang mengikuti pemusatan latihan di Italia pada 1993–1995.
Cedera serius saat uji coba bersama Helsingborg di Swedia serta pemusatan latihan Timnas di Bulgaria menjadi titik balik kariernya. Setelah itu, Eko memilih mengakhiri karier bermain dan beralih ke dunia kepelatihan.
Eko memulai karier pelatih sebagai asisten PSIS Semarang pada 2010–2011. Ia kemudian bergabung dengan PS TNI sebelum kembali melanjutkan pengembangan kepelatihannya.
Namanya mulai dikenal luas saat bergabung dengan Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19 pada 2013. Pada periode tersebut, Eko terlibat dalam pembinaan pemain muda seperti Evan Dimas dan Hansamu Yama.
Pada 2015, Eko kembali bekerja sama dengan Indra Sjafri di Bali United. Meski pelatih kepala hengkang, ia tetap bertahan sebelum melanjutkan karier ke Persis Solo.
Bersama Persis Solo, Eko mencatatkan prestasi penting dengan menjuarai Liga 2 musim 2021. Hasil tersebut membawa Persis promosi ke Liga 1 dan memperkuat reputasinya sebagai pelatih.
Pengalaman Menjadi Pelatih Tim Nasional
- AFF Championship U-19 (2013–2014).
- International Bali Cup (2021).
- SEA Games Cambodia (2023).
- Asian Games China (2024).
- AFF Championship U-19 (2024).
- Asian Cup U-20 (2025).
- SEA Games Thailand (2025).
Pengalaman Menjadi Pelatih – Klub
- PSIS Semarang (2011–2013).
- PPKM Magelang (2012).
- Bali United (2015–2020).
- Persis Solo Liga 2 (2021).
- Persis Solo Liga 1 (2022).
Pencapaian terbesar Eko hadir bersama Persis Solo dengan menjuarai Liga 2 2021 dan promosi ke Liga 1. Pengalaman panjang tersebut kini menjadi bekal Eko Purdjianto dalam menatap tantangan baru bersama PSMS Medan.
















