PSSI memutuskan akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menetapkan pengurus baru. Sejumlah kandidat untuk mengisi posisi ketua umum pun sudah bermunculan.
Langkah ini diambil berdasarkan hasil rapat Exco (Komite Eksekutif) PSSI yang dipimpin Plt Ketua Umum Joko Driyono di Jakarta, Selasa (19/2) lalu.
Saat ini induk organisasi sepak bola Tanah Air sedang dalam sorotan publik terkait kasus pengaturan skor. Sebanyak 16 orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Joko Driyono.
Sejumlah calon kandidat pun bermunculan. Sebelumnya ada tiga nama kandidat yang sering dimunculkan di media sosial. Mereka adalah Erick Thohir, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, dan Muhaimin Iskandar alis Cak Imin.
Namun, sejumlah mantan pemain yang beredar di Tanah Air lebih memilih Rahim Soekasah. Seperti disampaikan mantan pemain Benny Tomasoa. Dia menyebutkan, Rahim Soekasah dianggap sebagai sosok ideal memimpin PSSI ke arah yang lebih maju.
“Pak Rahim lebih berkompeten. Dia punya pengalaman dalam mengurus bola baik di klub profesional maupun di federasi. Kemudian BERSIH. Untuk itu, kami mencalonkan Pak Rahim Soekasah maju menjadi calon Ketua Umum PSSI. Kami mantan pemain mendukung penuh beliau maju”,kata Benny yang pernah sebagai manajer tim PSMS di Medan, Selasa.
Pengalaman Rahim Soekasah memimpin klub-klub Indonesia tak perlu diragukan. Beliau pernah menjabat Wakil Ketua Umum PSSI, Badan Tim Nasional PSSI, Pernah menjadi manajer tim Primavera, Klub profesional Pelita Jaya. Saat ini Rahim Soekasah Chairman Bribane yang berkiprah di Australia.
Pengusaha yang dikenal gila bola itu bisa jadi alternatif untuk memimpin organisasi PSSI meski bakal mendapat banyak tentangan.
“Kami sudah cros cek Rahim Soekasah tentang kesiapannya maju yang dilansir media. Kami pun sudah mendapatkan kepastian dari yang bersangkutan beliu siap dan benar maju untuk menjadi ketum PSSI”,kata pria juga Sekretaris Askot PSSI Medan
Alasan yang lebih penting lagi katanya, para mantan pemain tak ingin PSSI dijadikan panggung politik maupun lainnya.
Mereka menginginkan urusan sepak bola diurusi oleh orang bola yang mempunyai kompentensi dalam sepak bola.
“Sepakbola ya sepakbola. Bukan tempatnya Politisi, Jendral dan lainnya”,tegasnya.
Benny mencontohkan federasi sepakbola di Eropa tanpa beroroma politik dan lainnya. Federasi itu dipimpin orang yang punya talentas di sepak bola.
“Siapapun itu yang maju menjadi calon ketum harus orang yang berpengalaman dalam mengurus sepak bola. Dan, yang paling pantas Rahim Soekasah”,katanya(malaon)

















