Pergantian tahun Masehi yang terjadi pada malam 31 Desember menuju 1 Januari selalu menjadi momen istimewa bagi masyarakat di berbagai negara. Setiap daerah memiliki cara tersendiri dalam merayakan datangnya tahun baru, mulai dari pesta meriah hingga ritual simbolis.
Pada umumnya, perayaan tahun baru identik dengan hitung mundur, pesta kembang api, serta ucapan selamat antar sesama. Namun, di sejumlah negara Eropa, terdapat tradisi unik yang justru dilakukan secara sederhana, yakni dengan menyantap buah anggur Hijau.
Ritual ini diyakini berasal dari negara-negara Eropa dan Amerika Latin, khususnya Spanyol. Dalam tradisi tersebut, seseorang memakan sejumlah anggur hijau menjelang tengah malam sebagai simbol harapan baik di tahun yang akan datang.
Mau lebih tau lagi berikut penjelasannya :
Asal Usul
Tradisi makan 12 buah anggur hijau saat malam tahun baru berasal dari Spanyol dan telah dikenal sejak awal abad ke-20. Kebiasaan ini muncul ketika hasil panen anggur melimpah dan kemudian dipopulerkan sebagai simbol harapan baik menyambut tahun yang baru.
Seiring berjalannya waktu, ritual ini tidak hanya dilakukan di Spanyol, tetapi juga menyebar ke negara-negara Amerika Latin. Tradisi tersebut kemudian menjadi bagian dari perayaan tahunan yang dilakukan secara turun-temurun.
Makna
Dalam kepercayaan masyarakat setempat, 12 buah anggur hijau melambangkan 12 bulan yang akan dijalani sepanjang tahun. Setiap anggur Hijau dimaknai sebagai doa agar setiap bulan dipenuhi keberuntungan, kesehatan, dan kelancaran rezeki.
Belakangan, muncul variasi baru dengan melakukan ritual makan anggur hijau di bawah meja. Posisi tersebut diyakini sebagai simbol perlindungan dari hal buruk dan harapan akan kehidupan yang lebih baik, termasuk urusan asmara dan kebahagiaan pribadi.
Waktu Memakan Anggurnya
Ritual makan anggur hijau dilakukan tepat saat pergantian tahun, yaitu ketika jam menunjukkan pukul 00.00 waktu setempat. Anggur dimakan satu per satu mengikuti 12 dentangan lonceng atau hitungan detik menuju tengah malam.
Peserta ritual diharapkan dapat menghabiskan seluruh anggur hijau sebelum dentangan terakhir selesai. Ketepatan waktu dipercaya menjadi unsur penting agar harapan yang dipanjatkan dapat terwujud di tahun yang baru.
Meski tidak semua orang mempercayai maknanya secara harfiah, ritual ini tetap menjadi bagian menarik dari perayaan tahun baru dunia. Tradisi makan anggur hijau di malam pergantian tahun kini lebih dimaknai sebagai simbol optimisme dan harapan baru menyambut lembaran kehidupan berikutnya.

















