LAHIR dan besar di lingkungan keluarga petani di Kecamatan Pane Tongah, Simalungun, Rosalina Simanjuntak tumbuh menjadi remaja handal di cabang wushu.
Klub Sasana Maria Gerotti Siantar turut andil mengasah bakat putri petani itu menempa diri menjadi atlet berskala internasional.
Kini, di usia 22 tahun, Rosalina Simanjuntak bukan lagi sekadar mengharumkan nama Simalungun ataupun Sumatera Utara. Melainkan juga mengibarkan bendera Merah Putih di ajang SEA Games 2019 Filipina.
Ya, Rosalina Simanjuntak berhasil meraih perunggu di Cabor Wushu kategori puteri kelas 48 kg SEA Games Filipina. Prestasi itu mendapat atensi dari Bupati Simalungun JR Saragih.
Rosalina Simanjuntak diundang hadir dalam acara Natal Pemkab Simalungun di Lapangan SD Plus Tiga Balata, Kabupaten Simalungun, Rabu (11/12/2019).
Gadis asal Kecamatan Pane Tongah, Kabupaten Simalungun, ini bahkan diminta naik ke atas panggung sambil membawa medali SEA Games, yang abru saja diraih.
Rosalina hadir dengan mengenakan jaket berwarna merah putih. Usai ibadah Natal, Bupati Simalungun JR Saragih memperkenalkan Rosalina Simanjuntak kepada para umat.
JR Saragih mengungkapkan bangga atas prestasi yang diraih oleh Rosalina. Di hadapan para hadirin, JR Saragih mengungkapkan akan memberikan bonus kepada Rosalina sebesar Rp 70 juta.
Pemberian bonus ini pun mendapatkan tepuk tangan dari para hadirin.
“Kita bangga ada putri dari Simalungun yang berhasil meraih prestasi di ajang internasional. Kami dari Pemkab Simalungun akan memberikan bonus sebesar Rp 70 juta kepada Rosalina. Semoga semakin giat berlatih,” ujar JR Saragih yang didampingi oleh Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani.
Rosalina Simanjuntak mengatakan uang yang diberikan JR Saragih akan ditabung untuk keperluan ke depan. Rosalina Simanjuntak merupakan anak keempat dari lima bersaudara pasangan Parulian Simanjuntak dan Elfrida Sihombing.
Parulian Simanjuntak dan Elfrida Sihombing merupakan petani di wilayah Simalungun.
Rosalina Simanjuntak mengharapkan pengurus cabang (Pengcab) olahraga Wushu di Siantar-Simalungun lebih aktif dan memerhatikan seluruh atlet.
Ia pun mengharapakan adanya atlet Wushu dari Kabupaten Simalungun yang berkiprah hingga level internasional.
Selain itu, alumni SMA Goretti Siantar ini membeberkan cita-citanya untuk bergabung di Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad).
“Impian memang masuk Kowad. Harapannya kalau ini emas, masuk Kowad. Kemarin sudah ada pengurus dari pusat untuk diurus secepatnya. Saya juga ingin menyampaikan ke Pengcab Simalungun semoga lebih memerhatikan atlet,” ujarnya.
Rosalina Simanjuntak mengaku banyak kekurangan saat pertama kali bertanding di ajang tertinggi di Asia Tenggara itu.
Ia merasa secara fisik masih lemah, terutama otot paha.
“Masih banyak kekurangan. Mungkin kurang latihan otot. Kalau teknik sudah oke. Kekuatan otot paha yang kurang,” katanya seraya mengungkapkan kalah dari Vietnam 2-3 dalam ajang SEA Games Filipina kemarin.
Rosalina Simanjuntak mengatakan tengah bersiap menghadapi persiapan untuk PON 2020 Papua. Ia juga akan berangkat ke Jakarta untuk menerima apresiasi.(Harry S)
Berikut Sederet Prestasi Rosalina Simanjuntak:
– Peraih perunggu dalam ajang SEA Games Filipina Cabor Wushu kategori puteri kelas 48 kg
– Medali Emas PON XIX Jawa Barat 2016
– Medali perak dalam ajang internasional di Macau.
– Medali perak dalam ajang internasional di Guangzhou.
– Medali emas dalam ajang internasional di Rusia.
– Medali emas dalam ajang internasional di Myanmar.
















