Rp 1.000.000 untuk Siswa SD–SMA: Begini Cara Cek Bantuan PIP
Kabar gembira untuk pelajar SD hingga SMA di seluruh Indonesia! Pemerintah kembali menyalurkan bantuan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dengan nominal mencapai Rp 1.000.000 per siswa.
Program ini menyasar siswa dari jenjang SD hingga SMA yang berasal dari keluarga kurang mampu. Yuk, simak cara cek bantuan PIP agar tidak ketinggalan rezeki!
Apa Itu PIP?
PIP adalah program bantuan tunai pendidikan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan mendukung akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia yang membutuhkan.
Besaran bantuan per tahun berbeda-beda: siswa SD bisa mendapatkan Rp 450.000, SMP Rp 750.000, dan SMA hingga Rp 1.000.000.
Dana ini dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah, transportasi, hingga kebutuhan belajar lainnya. Jadi, bukan hanya sekadar bantuan, tapi juga investasi masa depan!
Siapa Saja yang Berhak Menerima?
Penerima PIP umumnya adalah siswa yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Namun, siswa dari keluarga miskin, yatim piatu, atau terdampak bencana juga berpeluang mendapat bantuan ini, walaupun belum memiliki KIP, asalkan pihak sekolah mengajukan secara kolektif.
Cara Cek Penerima PIP 2025 Secara Online lewat pip.kemdikbud.go.id
Tak perlu repot datang ke sekolah atau kantor dinas pendidikan. Pada tahun 2025, cek status online makin mudah.
Berikut panduannya:
- Buka situs resmi PIP: pip.kemdikbud.go.id
- Pilih menu “Cek Penerima PIP 2025”
- Masukkan data: NISN, nama lengkap siswa, dan nama ibu kandung
- Tekan tombol Cari atau Submit
- Hasil akan menampilkan status “Penerima” atau “Tidak Terdaftar”
Jika tercantum sebagai penerima, segera hubungi sekolah untuk tahap pencairan
Kenapa Dana PIP Belum Cair? Penyebab dan Solusinya
Jika sudah dinyatakan penerima tapi dana belum cair, bisa jadi karena beberapa hal berikut:
Data di Dapodik belum diperbarui
- Solusi: Minta pihak sekolah untuk memperbarui data siswa di aplikasi Dapodik, termasuk nama, NISN, dan alamat.
Masalah administrasi di tingkat sekolah/dinas
- Solusi: Koordinasi dengan bendahara sekolah dan kantor dinas pendidikan kabupaten/kota untuk percepatan proses pencairan.
Rekening bank penerima bermasalah
- Solusi: Periksa kembali nomor rekening, status rekening aktif, dan pastikan data pemilik rekening sesuai. Jika perlu, ganti rekening dan perbarui di sekolah.
Kuota atau anggaran daerah atau kementerian belum dialirkan
- Solusi: Pantau pengumuman dari Kemendikbudristek dan dinas setempat, biasanya pencairan dilakukan beberapa tahap. Bersabar, karena ini bukan kesalahan keluarga siswa.
Isu jaringan atau teknis di platform PIP
- Solusi: Coba kembali dalam 1–2 hari, atau hubungi call center yang tersedia di situs pip.kemdikbud.go.id.
Tips Tambahan Penerima PIP
- Pastikan data siswa di Dapodik selalu diperbarui.
- Simpan bukti status penerimaan dan dokumen pengajuan.
- Waspadai oknum yang mengaku bisa “mempercepat pencairan” dengan imbalan.
- Pantau pengumuman resmi lewat website Kemendikbudristek dan dinas pendidikan setempat.
PIP lebih dari sekadar bantuan tunai melainkan adalah dukungan nyata agar pendidikan di Indonesia semakin inklusif.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini! Cek sekarang lewat pip.kemdikbud.go.id, dan siapa tahu, Rp 1.000.000 sudah menanti di tangan penerima. Selamat mengecek dan semoga lancar!
















Comments 1