Medan – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota Medan menggelar pasar murah di 151 titik.
Kehadiran pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan aneka bahan kebutuhan pokok berkualitas dan layak konsumsi dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
“Kami harapkan kehadiran pasar murah ini dapat membantu warga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan selama bulan puasa hingga lebaran,” Kata Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin dalam acara pembukaan pasar murah yang dipusatkan di Perguruan Tinggi Kimia Industri (PTKI) Jalan Menteng Medan, Selasa.
Eldin mengatakan, pasar murah ini menyediakan sejumlah bahan kebutuhan pokok dengan harga yang telah disubsidi Pemko Medan melalui Dinas Perdagangan Kota Medan sebesar 20-30 persen.
“Harapannya bisa menjadi salah satu upaya dalam menanggulangi inflasi. Karena kita tahu setiap menjelang hari besar keagamaan tiba, seperti bulan puasa, harga bahan kebutuhan pokok cenderung naik,” jelas Eldin.
Baca juga: Harga bahan pokok di Medan jelang Ramadhan masih tinggi
Baca juga: Wali Kota Medan pastikan ketersediaan bahan pokok jelang Ramadhan
Eldin juga mengimbau kepada seluruh camat, lurah dan seluruh panitia yang terlibat supaya berperan aktif untuk mengawasi dan mensukseskan pelaksanaan pasar murah tersebut.
“Ingat, tujuan pelaksanaan pasar murah untuk membantu meringankan beban warga kurang mampu dalam menyambut puasa dan lebaran. Dan yang lebih penting lagi, pastikan seluruh bahan kebutuhan pokok yang dijual di 151 titik di Kota Medan berkualitas dan layak konsumsi” katanya.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Medan H Iswanda Nanda Ramli SE, Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah, Danyon Marinir Letkol Mar James Munthe serta perwakilan unsur Forkopimda Kota Medan lainnya.
Berikut harga bahan kebutuan pokok yang dijual di 151 titik pasar murah, seperti beras IR-64 dijual Rp8.400/kg, harga pasarannya Rp11.000/kg. Kemudian gula pasir, dijual Rp9.300/kg, harga pasarannya Rp12.000/kg.
Selanjutnya tepung terigu dari harga Rp8.000/kg diturunkan menjadi Rp7.100/kg, telur dari harga Rp1.350/butir diturunkan menjadi Rp1.005/butir; margarin Simas 200 gram dijual Rp3.334/sachet, pasarannya Rp5.500/sachet. Lalu, minyak goreng Sania 1 ltr dari harga Rp14.000/ltr dijual menjadi Rp10.500/ltr,
Minyak Fortune 1 ltr dari harga Rp13.500/ltr menjadi Rp10.000/ltr, minyak Palmanco 1 ltr dari harga Rp13.000/ltr menjadi Rp9.500/ltr serta minyak Madina 1 ltr dari harga Rp13.000/ltr menjadi Rp8.984/ltr.
Kemudian sirup Kurnia dari harga Rp17.800/botol menjadi Rp16.688/botol, Pohon Pinang Super dari harga Rp19.850/botol menjadi Rp19.000/botol, Pohon Pinang Fresh Juice dari harga Rp17.000/botol menjadi Rp15.000/botol, Pohon Pinang Sirup Lychee dari harga Rp17.000/botol menjadi Rp15.000/botol, Pohon Pinang Sirup Melon dari harga Rp17.000/botol menjadi Rp15.000/botol Sb Pohon Pinang Syukur Rasberry dari harga Rp16.000/botol menjadi Rp14.500/botol.
Di samping itu pasar murah juga menjual sirup Sarang Tawon Super Quality dari harga Rp19.500/botol menjadi Rp18.750/botol, Sarang Tawon Standar Quality dari harga Rp16.000/botol menjadi Rp14.500/botol, Sarang Tawon Platinum dari harga Rp14.000/botol menjadi Rp12.834/botol serta Sarang Tawon Raspbery Limknade dari Rp16.000/botol menjadi Rp15.000/botol.

















