Sudah Cair Belum? Berikut Update Terkini Pembaruan Status SIKS-NG dan Hasil Pengecekan Saldo KKS Penerima Bansos 2025
Banyak KPM bansos PKH dan BPNT yang menantikan pencairan bantuan sosial masing-masing.
Namun, hingga saat ini, informasi mengenai KPM bansos yang sudah berhasil mencairkan saldo masih sangat minim.
Meskipun sempat beredar bukti struk penarikan di media sosial, masih menjadi pertanyaan apakah itu berasal dari rekening bansos atau transaksi non-bansos.
Jika memang bansos, kemungkinan itu adalah pencairan PKH atau BPNT tahap pertama yang baru cair, atau bisa jadi bagian dari pencairan simbolis tahap kedua yang sudah dilakukan Kementerian Sosial RI sejak 28 Mei 2025.
Namun, karena sifatnya simbolis, KPM yang cair bantuannya masih sangat sedikit. Mayoritas KPM masih belum menerima bantuan mereka.
Semoga dalam waktu dekat, bantuan sosial PKH dan BPNT, termasuk bantuan bantalan sosial BPNT sebesar Rp400.000 untuk alokasi Juni-Juli, segera cair di bulan Juni ini.
KPM diharapkan tetap berpikiran positif dan terus berdoa agar dimudahkan rezekinya pada pencairan kali ini.
Keterangan SP2D bantuan PKH dan BPNT tahap kedua untuk alokasi tiga bulan (April, Mei, Juni 2025) di menu View DTS (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional).
Data DTSEN kini menjadi acuan utama penyaluran bantuan sosial di tahap kedua. Daftar KPM beserta desilnya sudah bisa dicek di menu View DTS pada akun SIKS-NG operator di tingkat desa.
Namun, untuk akun SIKS-NG supervisor dan pendamping sosial, menu View DTSEN ini masih belum muncul. Artinya, para pendamping sosial PKH masih belum bisa mengecek informasi DTSEN di akun masing-masing.
Progres persiapan penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua sudah mulai terlihat:
Untuk PKH, per hari ini statusnya sudah SPM (Surat Perintah Membayar).
Bagi penerima BPNT murni yang kelak akan menjadi penerima PKH berdasarkan validasi di View DTS akun operator desa, keterangannya sudah muncul sebagai “calon penerima bansos”.
Tentu saja, proses pencairan untuk kategori ini masih akan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan yang sudah berstatus SPM. Jika sudah SPM, tinggal menunggu tahapan ke SP2D lalu SI (Standing Instruction).
Untuk BPNT yang dicairkan melalui KKS, update per hari ini keterangannya adalah “berhasil cek rekening”.
Sedangkan untuk BPNT yang dicairkan melalui PT Pos Indonesia, keterangannya adalah “proses burol”. Mengenai apakah proses burol ini akan diikuti dengan pembuatan rekening baru atau mekanisme lainnya, informasi detailnya hanya diketahui oleh Kementerian Sosial RI.
Pada pencairan PKH tahap kedua ini, perlu diingat bahwa sebanyak 1,9 juta KPM dinonaktifkan bantuannya karena tidak lagi memenuhi kriteria dari Kementerian Sosial RI. Rinciannya adalah 616.367 KPM dari PKH dan 1.286.666 KPM dari BPNT.
KPM yang dinonaktifkan ini akan digantikan oleh masyarakat yang sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan sosial.
Biasanya, penerima bantuan PKH baru diambil dari penerima BPNT murni yang dinilai layak dan memiliki komponen PKH.
Pada tahap kedua ini, KPM yang masih dinyatakan layak dan akan dicairkan bantuannya adalah mereka yang berada di desil 1 hingga desil 4. Di luar desil tersebut, bantuannya tidak lagi dicairkan.
Semoga di minggu ketiga atau keempat bulan Juni 2025, bantuan sosial PKH, BPNT, bantuan pangan beras 10 kg, serta bantalan sosial BPNT sebesar Rp400.000 dapat segera dicairkan.

















