Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Sunnah Rasul dalam Berdagang

Riyan by Riyan
4 November 2025
in Artikel, Info, Islami
0
Sunnah Rasul dalam Berdagang

Sunnah Rasul dalam Berdagang

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sunnah Rasul dalam Berdagang

Sebelum menjadi Nabi, Rasulullah SAW dikenal luas sebagai pedagang yang jujur dan amanah.

Masyarakat Mekah mengenalnya dengan sebutan Al-Amin, yang berarti orang yang dapat dipercaya.

Julukan itu bukan datang dari ucapan, tetapi dari sikap nyata beliau dalam berbisnis yang penuh kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan.

Dalam perjalanan niaga bersama para kafilah ke Syam, Rasulullah selalu menepati janji, menimbang dengan adil, dan tidak pernah menipu pembeli.

Bahkan lawan bisnisnya yang belum memeluk Islam pun mengakui ketulusan dan kejujurannya.

Dari sinilah terlihat bahwa Islam sejak awal menempatkan kejujuran sebagai fondasi utama dalam perdagangan.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Makna Sunnah Rasul dalam Berdagang

Berdagang bukan hanya urusan ekonomi, tetapi juga bagian dari ibadah yang bernilai spiritual.

Rasulullah SAW mencontohkan bahwa perdagangan bisa menjadi jalan menuju keberkahan jika dilakukan dengan niat yang benar dan cara yang halal.

Dalam sebuah hadis, beliau bersabda, “Pedagang yang jujur dan amanah akan bersama para nabi, orang-orang benar, dan para syuhada.” (HR. Tirmidzi).

Hadis ini menunjukkan betapa tinggi kedudukan pedagang yang menjaga integritasnya.

Rasulullah tidak pernah memisahkan antara ibadah dan pekerjaan, karena setiap transaksi yang jujur sejatinya adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kejujuran sebagai Ruh Perdagangan

Kejujuran menjadi napas utama dalam setiap aktivitas ekonomi seorang Muslim.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa menipu dalam jual beli termasuk dosa besar.

Beliau bersabda, “Barang siapa menipu, maka bukan dari golongan kami.” (HR. Muslim).

Ucapan ini menjadi peringatan keras agar umat Islam menjauhi praktik curang, manipulasi harga, dan tipu daya dalam berdagang.

Rasulullah selalu transparan dalam menjelaskan kondisi barang yang dijual.

Ketika ada cacat pada barang, beliau tidak menyembunyikannya, melainkan memberitahukannya kepada pembeli.

Sikap ini membangun kepercayaan dan menjadikan pelanggan merasa aman.

Dalam sistem ekonomi modern sekalipun, nilai kejujuran tetap menjadi prinsip dasar yang menciptakan keberlanjutan usaha dan loyalitas pelanggan.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Keberkahan Bisnis dalam Nilai Islam

Islam mengajarkan bahwa keuntungan sejati tidak diukur dari banyaknya harta, tetapi dari keberkahan yang Allah tanamkan di dalamnya.

Keberkahan muncul ketika seseorang berbisnis dengan hati yang bersih, tidak menipu, dan tidak merugikan orang lain.

Rasulullah SAW bersabda, “Penjual dan pembeli memiliki hak khiyar (pilihan) selama belum berpisah.

Jika keduanya jujur dan menjelaskan (keadaan barang), maka akan diberkahi jual belinya.

Tetapi jika mereka berdusta dan menyembunyikan cacat barang, maka akan dihapus keberkahan jual belinya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menegaskan bahwa keberkahan menjadi hasil alami dari kejujuran, bukan sekadar doa yang diucapkan.

Dalam konteks modern, prinsip ini bisa diterapkan dalam berbagai bentuk usaha,

baik bisnis daring, jasa, maupun perdagangan besar, selama dijalankan dengan etika dan keadilan.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kesimpulan

Sunnah Rasul dalam berdagang mengajarkan bahwa kejujuran adalah kunci utama dalam mencari rezeki yang halal.

Setiap sen yang diperoleh dengan cara jujur membawa ketenangan hati dan keberkahan hidup.

Rasulullah menunjukkan bahwa bisnis yang bernilai adalah bisnis yang membawa manfaat bagi banyak orang dan menjauhkan diri dari kebohongan.

Dalam dunia yang semakin kompetitif, umat Islam perlu kembali meneladani akhlak dagang Rasulullah  berani jujur, adil, dan amanah.

Karena pada akhirnya, kejujuran bukan hanya etika, tetapi juga jalan menuju keberkahan yang hakiki.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tags: akhlak dagang Nabi Muhammadbisnis halal dan berkah.dagang ala Rasulullahetika bisnis Islamhadis tentang kejujurankeberkahan dalam berdagangkejujuran dalam bisnisNabi Muhammad pedagang jujurSunnah Rasul dalam berdagang

Related Posts

BPJS Kesehatan: Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung
Artikel

BPJS Kesehatan: Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung

2 Februari 2026
Cek Harga Emas Antam Terbaru Secara Online, Ini Cara dan Ketentuannya
Artikel

Harga Emas Antam Bangkit Tajam! Naik Rp167 Ribu Setelah Terpuruk

2 Februari 2026
Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
Tak Ada Pendaftaran dan Titipan, Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Berbasis Penjangkauan
Berita

Sekolah Rakyat Fokus Life Skills, Lulusan Diakui Negara dan Bisa Lanjut ke SMA Umum

1 Februari 2026
Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Next Post
Tabel Pinjaman KUR BRI November 2025: Pilihan Pinjaman Rp1 Juta hingga Rp200 Juta dan Simulasi Cicilannya

Tabel Pinjaman KUR BRI November 2025: Pilihan Pinjaman Rp1 Juta hingga Rp200 Juta dan Simulasi Cicilannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Sunatan Massal Sangat Membantu Warga Kurang Mampu

Sunatan Massal Sangat Membantu Warga Kurang Mampu

1 September 2019
Cara Cek Status PIP Secara Online

Cek Status PIP Online : Semakin Mudah Lewat Situs Resmi

26 Oktober 2025
Bansos BPNT November 2025: Jadwal Cair, Cara Cek Penerima, dan Besaran Bantuan

Bansos BPNT November 2025: Jadwal Cair, Cara Cek Penerima, dan Besaran Bantuan

9 November 2025
Bantuan Sosial PKH dan BPNT 2025: Info Besaran dan Cara Cek Saldo KKS

Bantuan Sosial PKH dan BPNT 2025: Info Besaran dan Cara Cek Saldo KKS

7 Oktober 2025

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.