Syarat Sah Shalat yang Perlu Diketahui
Shalat menjadi tiang agama, setiap Muslim perlu memahami rukun dan syarat sah shalat agar ibadahnya benar dan diterima oleh Allah SWT.
Tulisan ini menjelaskan secara ringkas dan jelas apa saja yang menjadi pokok shalat, syarat minimal agar shalat sah, serta tips praktis agar tidak salah saat menunaikan ibadah.
Shalat bukan sekadar gerakan, melainkan rangkaian syarat dan rukunnya harus terpenuhi.
Pahami dulu syarat agar tidak sia-sia, pelajari rukunnya agar gerakan dan bacaanmu benar, lalu praktikkan dengan khusyuk setiap hari.
Rukun shalat yang wajib dipenuhi
Rukun shalat adalah bagian pokok yang bila ditinggalkan membuat shalat batal.
- Niat di dalam hati untuk menunaikan shalat tertentu karena Allah
- Berdiri bagi yang mampu
- Takbiratul ihram
- Membaca Al-Fatihah pada tiap rakaat.
- Rukuk dengan tuma’ninah.
- I’tidal atau bangkit dari rukuk.
- Sujud dengan tuma’ninah.
- Duduk di antara dua sujud.
- Tasyahhud akhir
- Membaca shalawat kepada Nabi,
- Salam sebagai penutup.
Pastikan tuma’ninah atau ketenangan di setiap posisi supaya rukunnya sah, jika salah satu rukun tersebut ditinggalkan tanpa pengganti yang sah, maka shalat menjadi tidak sah.
Baca Juga: Jalan Rusak di Paya Gambar Batang Kuis Diperbaiki Menggunakan Dana Sendiri
Syarat sah shalat yang harus dipenuhi
Syarat sah shalat mencakup kondisi pelaksana dan kondisi tempat. Pelaksana harus beragama Islam, berakal sehat, dan telah baligh atau dewasa.
Ia juga harus dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun hadas besar. Pakaian yang dikenakan wajib menutup aurat sesuai ketentuan syariat.
Harus menghadap kiblat, menunaikan shalat pada waktunya, dan memiliki wudhu yang sah.
Jika tidak ada air, boleh melakukan tayamum sebagai pengganti wudhu.
Tempat shalat harus bebas dari najis, dan niat harus hadir dalam hati sebelum takbir.
Kesalahan umum yang membuat shalat tidak sah dan cara menghindarinya
Banyak orang lupa mengecek wudhu sehingga shalat batal karena hadas, beberapa orang terburu-buru sehingga tuma’ninah tidak tercapai.
Ada pula yang tidak menutup aurat karena pentingnya pakaian yang sopan, untuk menghindari kesalahan ini.
Selalu cek wudhu sebelum mulai, perlambat gerakan agar tuma’ninah terjadi, siapkan pakaian yang layak sebelum shalat.
Pastikan niat jelas di dalam hati sebelum takbir, jika ragu tentang suatu kondisi syarat seperti adanya najis atau sahnya wudhu.
Kesimpulan
Memahami rukun dan syarat sah shalat membantu kita menunaikan ibadah dengan benar dan khusyuk.
Luruskan niat, penuhi syarat, jalankan rukunnya dengan tuma’ninah, dan perbaiki bila ada kekurangan.
Dengan pemahaman dan latihan, shalat menjadi sumber ketenangan dan bekal di dunia akhirat.
Follow Instagram Medanaktual: https://www.instagram.com/medan.aktual/
















